Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kota Cirebon mulai membidik pemilih dari golongan Generasi Z dan milenial. Pendekatan politik akan dilakukan melalui kegiatan sosial dan komunitas, tanpa langsung membawa pesan politik.
Rakerda sekaligus pelantikan DPC se-Kota Cirebon ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai, sekaligus persiapan menghadapi dinamika politik ke depan. Ketua DPD PAN Kota Cirebon Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna menegaskan, PAN ingin membangun kedekatan dengan masyarakat jauh sebelum momentum pemilihan.
PAN menyebut, pemilih muda khususnya Gen Z dan milenial, menjadi kelompok yang sangat potensial. Secara nasional, jumlah Gen Z dan milenial disebut mencapai sekitar seratus empat puluh lima juta orang. Namun, pendekatan kepada pemilih muda dinilai tidak bisa dilakukan dengan pola politik konvensional.
Baca Juga:Puluhan Peserta Ikuti Lomba Gerak Jalan Indah Pemerintah Kecamatan Kesambi – VideoProf. Rokhmin Dahuri Serahkan 5 Mesin Perahu Untuk Nelayan Ambulu – Video
PAN menilai, Gen Z dan milenial cenderung kritis, serta lebih tertarik pada solusi atas persoalan, daripada sekadar retorika politik.
Sementara, pendekatan melalui event olahraga seperti mini soccer atau event-event lari atau padel, maupun sekadar ngopi bincang-bincang, tanpa secara langsung mengarah kepada politik, bisa menjadi jalur masuk kedalam kelompok Gen Z dan milenial. Melalui kegiatan olahraga, komunitas, hingga bincang santai, PAN Kota Cirebon berharap komunikasi dengan anak muda dapat terbangun secara lebih natural.
Di sisi lain, PAN Kota Cirebon juga masih menunggu kepastian terkait waktu pelaksanaan pemilu berikutnya, menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang berkaitan dengan penjadwalan pemilu. Meski begitu, konsolidasi organisasi tetap dilakukan, termasuk memperkuat struktur DPC di seluruh wilayah Kota Cirebon.
PAN Kota Cirebon kini mulai menyiapkan strategi, tak hanya melalui konsolidasi internal, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemilih muda, yang diproyeksi menjadi kelompok penting dalam kontestasi politik mendatang.