Brian baru mengetahui kondisi tersebut setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan darah, dokter menyampaikan bahwa darahnya terlalu kental dan ternyata ia mengalami dehidrasi.
Sejak saat itu, Brian mulai membiasakan diri untuk minum air setiap satu hingga dua jam sebagai upaya menjaga kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.
Kesadaran Menjadi Kunci
Menurut Brian, masih banyak orang yang baru minum ketika rasa haus muncul. Padahal, kebiasaan tersebut belum tentu mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas fisik tinggi atau rutin berolahraga.
Baca Juga:Usai Uji Coba Kontra Bali United, John Herdman Fokus Tingkatkan Kualitas Timnas Indonesia5 Kesalahan Saat Minum Air Putih yang Sering Diabaikan, Bisa Picu Masalah Ginjal!
Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran untuk memenuhi kebutuhan cairan setiap hari tanpa menunggu tubuh memberikan tanda kekurangan cairan.
Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Setiap Hari
Menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan hanya soal mengikuti anjuran minum 2 liter air per hari. Kebutuhan cairan dapat disesuaikan dengan berat badan, sehingga setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda.
Selain itu, membiasakan minum air secara teratur sebelum muncul rasa haus menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap optimal serta mengurangi risiko dehidrasi.
