BMKG: Cuaca Cerah di Kabupaten dan Kota Cirebon, Waspada Angin Kencang

ilustrasi cuaca cerah
foto: pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon pada Kamis, 23 Juli 2026, akan didominasi kondisi cerah sepanjang hari. Kondisi cerah ini diperkirakan berlangsung dari pagi hingga malam hari di seluruh wilayah Cirebon Raya. Tidak ada potensi hujan yang signifikan pada hari ini, sehingga masyarakat dapat merencanakan berbagai aktivitas tanpa khawatir diguyur hujan.

Prakiraan Suhu dan Kelembapan

Suhu udara di Cirebon dan sekitarnya diperkirakan berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius. Pagi hari diprakirakan terasa hangat dengan suhu sekitar 24-26 derajat, kemudian suhu meningkat secara bertahap menjelang siang hingga mencapai puncaknya pada siang hari di angka 31 derajat. Memasuki malam, temperatur berangsur turun sehingga udara kembali terasa lebih nyaman.

Tingkat kelembapan udara diperkirakan berkisar antara 47 hingga 73 persen. Kelembapan yang relatif lebih rendah pada siang hari dapat membuat cuaca terasa lebih kering, sehingga masyarakat disarankan untuk memperbanyak minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi. Sementara pada pagi dan malam hari, tingkat kelembapan cenderung lebih tinggi sehingga udara terasa lebih lembap dan nyaman.

Baca Juga:Cuaca Hari Ini di Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon: Cerah BerawanCuaca Cirebon Hari Ini 21 Juli 2026 Cerah Seharian, BMKG Prediksi Suhu Capai 32 Derajat

Waspada Angin Kencang

Meskipun cuaca didominasi cerah, BMKG mengeluarkan imbauan khusus mengenai potensi angin kencang yang diperkirakan terjadi pada hari ini. Kecepatan angin di wilayah Cirebon berpotensi mencapai 35 hingga 40 kilometer per jam. Fenomena ini merupakan bagian dari musim kemarau yang dikenal sebagai “angin kumbang”, yang terjadi karena wilayah Ciayumajakuning berada di sisi utara Gunung Ciremai dan karakteristik angin yang bergerak menuruni lereng gunung.

Pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, diimbau untuk lebih berhati-hati karena angin kencang dapat mempengaruhi kestabilan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Masyarakat juga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berpotensi terdampak angin kencang. Hembusan angin berpotensi menyebabkan pohon atau ranting patah, serta papan reklame atau baliho roboh.

Angin kencang di wilayah Cirebon ini biasanya terjadi pada musim kemarau dan dapat berlangsung hingga beberapa jam dalam sehari. Masyarakat yang tinggal di daerah terbuka atau dekat dengan lahan pertanian disarankan untuk mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin, seperti tenda, spanduk, atau peralatan ringan lainnya. Aktivitas di pelabuhan atau perairan juga perlu diwaspadai karena angin kencang dapat mempengaruhi gelombang laut dan keselamatan nelayan.

0 Komentar