Panggilan Telepon di Pesawat Bisa Dilarang Total, Ini Alasan di Baliknya

Kemudahan akses internet di udara memang memberikan banyak manfaat, tetapi di sisi lain.
\"AS mengusulkan larangan menelepon di pesawat untuk menciptakan suasana kabin yang lebih nyaman.\"
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Larangan menelepon di pesawat berpotensi segera memiliki dasar hukum di Amerika Serikat (AS). Jika selama ini sejumlah maskapai telah melarang penumpang melakukan panggilan telepon maupun video call melalui kebijakan internal, aturan tersebut kini diusulkan menjadi regulasi resmi melalui sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU).

Usulan ini muncul seiring semakin luasnya layanan Wi-Fi di pesawat yang memungkinkan penumpang tetap terhubung selama penerbangan. Kemudahan akses internet di udara memang memberikan banyak manfaat, tetapi di sisi lain juga memunculkan kekhawatiran mengenai kenyamanan penumpang dan kelancaran operasional di dalam kabin.

Pemerintah AS pun menilai diperlukan aturan yang berlaku secara nasional agar seluruh maskapai memiliki standar yang sama dalam mengatur penggunaan panggilan telepon selama penerbangan.

Baca Juga:Garuda Pertiwi Juara Piala AFF Wanita 2026, Siap Tampil di ASEAN Women's ChampionshipMengapa Tirai Jendela Pesawat Harus Dibuka saat Lepas Landas dan Mendarat? Ini 4 Alasannya

Quiet Skies Act Dorong Larangan Menelepon di Pesawat

RUU yang diajukan para anggota DPR Amerika Serikat bulan lalu mengusulkan larangan melakukan panggilan telepon maupun video call selama penerbangan. Regulasi tersebut diberi nama Quiet Skies Act dan didukung oleh anggota dari Partai Demokrat maupun Republik.

Melalui RUU tersebut, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) didorong untuk menyelesaikan sekaligus meresmikan aturan larangan menelepon di pesawat dalam kurun waktu 180 hari.

Sebenarnya, Kongres AS telah menyetujui kebijakan serupa sejak 2018 dengan meminta FAA membuat aturan resmi mengenai larangan panggilan telepon selama penerbangan. Namun, karena saat itu tidak disertai batas waktu pelaksanaan, aturan tersebut hingga kini belum pernah diberlakukan secara resmi.

Mengapa Larangan Menelepon di Pesawat Dianggap Penting?

Sejumlah mantan awak kabin menilai aktivitas menelepon selama penerbangan dapat mengganggu kenyamanan seluruh penumpang. Berbeda dengan ruang publik lainnya, kabin pesawat merupakan ruang tertutup dengan jarak antarkursi yang sangat dekat sehingga percakapan mudah terdengar oleh orang di sekitar.

Mantan pramugari sekaligus pengawas layanan kabin Virgin Atlantic, Ally Murphy, mengatakan bahwa kondisi di dalam pesawat bukanlah situasi yang normal. Penumpang berada di dalam kabin yang melaju di ketinggian sekitar 38.000 kaki, sehingga berbicara dengan suara keras saat menelepon berpotensi mengganggu penumpang lain.

0 Komentar