Awas! Kemenkes Ungkap 90 Persen Penderita Hepatitis di Indonesia Tak Sadar Terinfeksi, Waspada Silent Killer!

foto
hepatitis di Indonesia/ foto: gemini
0 Komentar

Meski begitu, dr. Andi mengakui tantangan di lapangan masih menumpuk. Salah satunya terkait tes pada ibu hamil yang belum merata, terutama di wilayah Indonesia Timur.

Hingga 2025, tercatat baru 71,6 persen ibu hamil yang dites hepatitis B, di mana 1,36 persen di antaranya terdeteksi positif (reaktif).

Angka pada Balita Sempat Turun, Tapi Jangan Lengah!

Di sisi lain, ada sedikit angin segar. Anggota Komite Ahli Hepatitis Kemenkes, Prof. David Handojo Muljono, menyampaikan bahwa Indonesia sebenarnya telah mencatatkan kemajuan luar biasa dalam menekan angka hepatitis B pada anak-anak.

Baca Juga:Berat Badan Gampang Naik? Ini 5 Kebiasaan Sederhana agar Tetap Ideal Tanpa Diet EkstremAnak Anda Punya Tanda-Tanda Jenius? Kenali Ciri yang Diungkap Penelitian

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), jumlah kasus hepatitis B pada balita berhasil ditekan hingga tinggal 0,1 persen. Angka ini bahkan sudah memenuhi target eliminasi yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tahun 2030.

“Kita boleh berbangga bahwa untuk balita, kita sudah mencapai target WHO 2030,” kata Prof. David.

Namun, ia mengingatkan agar publik dan pemerintah tidak berpuas diri. Tanpa kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan cek kesehatan dasar, target Indonesia bebas dari ancaman hepatitis di tahun 2030 akan sulit terwujud sepenuhnya.

0 Komentar