Apakah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Perbedaan Hepatitis A, B, C, D, dan E

Banyak orang masih mengira semua jenis hepatitis dapat menular melalui makanan.
Tidak semua jenis hepatitis menular lewat makanan. Hepatitis A dan E dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan hepatitis B dan C tidak. src-img : pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Banyak orang masih mengira semua jenis hepatitis dapat menular melalui makanan. Anggapan tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Faktanya, hanya jenis hepatitis tertentu yang dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan jenis lainnya memiliki jalur penularan yang berbeda.

Hepatitis merupakan kondisi peradangan pada hati (liver). Penyakit ini tidak selalu disebabkan oleh infeksi virus. Konsumsi alkohol secara berlebihan, paparan zat beracun, efek samping obat tertentu, hingga gangguan autoimun juga dapat menjadi penyebab terjadinya hepatitis.

Kondisi ini bisa berlangsung dalam waktu singkat (akut), tetapi juga dapat berkembang menjadi kronis. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis kronis berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti sirosis, gagal hati, hingga kanker hati.

Baca Juga:Hepatitis Sering Tanpa Gejala, Kenali 10 Tanda yang Tidak Boleh DiabaikanSering Jadi Menu Favorit, Makanan Sarapan Ini Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat lima jenis utama virus hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Masing-masing memiliki cara penularan, tingkat keparahan, serta penanganan yang berbeda.

Hepatitis A dan E Bisa Menular Lewat Makanan

Tidak semua hepatitis menyebar melalui makanan. Berdasarkan penjelasan WHO, hepatitis A (HAV) merupakan salah satu jenis yang dapat menular melalui jalur fekal-oral.

Artinya, seseorang dapat terinfeksi ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja dari penderita hepatitis A. Risiko penularan biasanya lebih tinggi di daerah yang memiliki sanitasi kurang baik atau akses terhadap air bersih yang terbatas.

Virus hepatitis A juga dikenal cukup tahan terhadap kondisi lingkungan. Karena itu, makanan yang terlihat bersih belum tentu bebas dari virus apabila proses pengolahan maupun kebersihan lingkungannya tidak dijaga dengan baik.

Selain hepatitis A, hepatitis E (HEV) juga dapat menyebar melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi virus.

Pada sebagian besar penderita, hepatitis E bersifat akut dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, infeksi ini perlu mendapat perhatian khusus pada ibu hamil, terutama yang berada pada trimester ketiga. Dalam kondisi tersebut, hepatitis E dapat meningkatkan risiko gagal hati hingga kematian.

Wabah Hepatitis Akibat Makanan Pernah Terjadi

0 Komentar