“Kami ingin melibatkan banyak pihak, termasuk orang tua. Jadi kami ingin memastikan orang tua itu tahu bahwa negara kasih makan anaknya apa hari ini. Menunya apa, gizinya apa, kemudian diberikan jam berapa. Jadi kita ingin transparansi di situ,” ungkapnya.
Sudaryono pun mengajak masyarakat luas untuk ikut mengawasi jalannya program di lapangan. Jika ada menu makanan yang terlihat sangat tidak layak atau asal-asalan, ia meminta warga tak ragu untuk melaporkannya.
Uang Rakyat Harus Dikelola Bersih
Pentingnya keterbukaan ini, lanjut Sudaryono, karena program Makan Bergizi Gratis dibiayai langsung oleh uang pajak masyarakat.
Baca Juga:Resmi Tinggalkan Persija, Allano Lima Gabung Bhayangkara FC! Duet Maut dengan Moussa Sidibe Siap MenggilaJadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Persija vs Port FC dan Persebaya vs PSMS Siap Panaskan Grup B
“Ini uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan ke rakyat. Ya, uang rakyat, uang pajak dari rakyat dan harus diberikan kepada anak-anak kita,” pungkasnya.
“Menunya bagus, bergizi, aman, diterima dengan tepat waktu, kemudian dikerjakan dengan baik, tidak ada hengki-pengki, tidak ada gratifikasi, tidak ada jual titik, semua yang melanggar kita bersihkan semua ya,” tambah dia.
