RADARCIREBON.TV- Minum suplemen dan vitamin harian memang sudah jadi gaya hidup masyarakat modern demi menjaga daya tahan tubuh.
Namun, masih banyak yang asal telan tanpa tahu aturan mainnya. Padahal, sembarangan mencampur jenis vitamin bisa berakibat fatal buat kesehatan!
Melansir Medicine Net, para pakar kesehatan mengingatkan agar kita lebih teliti memperhatikan jenis, dosis, hingga jeda waktu minum suplemen.
Baca Juga:Perusahaan Chip AI China Meledak! CXMT Tembus Rp9.743 Triliun, Siap Goyang Dominasi Samsung hingga AppleBGN Tegas Larang Dapur MBG Pakai Gas Melon hingga Minyakita, Sudaryono Pastikan Porsi Makan Anak Tetap Aman
Salah meracik kombinasi bukannya bikin bugar, tapi malah bisa memicu efek samping berbahaya, merusak penyerapan nutrisi, sampai mematikan fungsi obat dokter.
Nah, agar Anda tak salah langkah, berikut daftar kombinasi vitamin dan suplemen yang wajib dihindari minumnya secara bersamaan:
1. Vitamin C dan Vitamin B-12
Ternyata, Vitamin C dalam dosis tertentu bisa merusak dan menghambat penyerapan Vitamin B-12 di dalam saluran pencernaan.
Jika tubuh Anda memang membutuhkan kedua suplemen ini, berikan jeda waktu minum minimal dua jam agar keduanya bisa terserap optimal.
2. Suplemen Vitamin A dan Makanan Kaya Vitamin A
Ingat, Vitamin A adalah jenis nutrisi yang larut dalam lemak. Artinya, jika jumlahnya berlebihan, sisa vitamin tidak akan dibuang lewat urine melainkan disimpan di dalam tubuh.
Mengonsumsi suplemen Vitamin A secara bersamaan dengan makanan tinggi Vitamin A (seperti hati ayam/sapi) bisa memicu penumpukan racun. Dampaknya bisa bikin tulang gampang keropos hingga membahayakan janin bagi ibu hamil.
3. Asam Folat (Vitamin B9) dan Vitamin B-12
Hati-hati bagi yang sering mengonsumsi suplemen asam folat dosis tinggi. Pasalnya, kadar asam folat yang terlalu pekat bisa “menutupi” atau menyembunyikan gejala bahwa tubuh Anda sebenarnya sedang kekurangan Vitamin B-12. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum meminum keduanya.
Baca Juga:Terungkap! Ilmuwan Akhirnya Temukan Alasan Perokok Berat Bisa Terhindar dari Kanker Paru-paruResmi Tinggalkan Persija, Allano Lima Gabung Bhayangkara FC! Duet Maut dengan Moussa Sidibe Siap Menggila
4. Vitamin E dan Vitamin K
Minum suplemen Vitamin E dosis tinggi bisa mengencerkan darah dan meningkatkan risiko pendarahan. Di sisi lain, Vitamin K justru bertugas membantu pembekuan darah.
Jika kedua vitamin ini diminum berbarengan, khasiat penting dari Vitamin K bakal mentok dan saling bertabrakan.
5. Teh Hijau dan Zat Besi
Buat Anda yang suka minum ekstrak atau seduhan teh hijau saat mengonsumsi suplemen penambah darah (zat besi), sebaiknya hentikan kebiasaan ini! Kandungan antioksidan dalam teh hijau bisa mengikat zat besi di dalam usus.
