Pentingnya upaya meningkatkan kemandirian fiskal daerah terus menjadi perhatian DPRD Kabupaten Cirebon. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD dinilai menjadi langkah strategis, untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.
Pentingnya upaya meningkatkan kemandirian fiskal daerah terus menjadi perhatian DPRD Kabupaten Cirebon. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menyebut masih terdapat potensi Pendapatan Asli Daerah yang dapat dimaksimalkan melalui pengelolaan yang lebih optimal. Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan kajian secara komprehensif untuk mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan yang masih memiliki peluang dikembangkan.
Ia menjelaskan, peningkatan PAD menjadi kebutuhan penting karena struktur pendapatan daerah saat ini masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mendorong perlunya berbagai inovasi agar kemampuan fiskal daerah semakin mandiri.
Baca Juga:SPPG Kalianyar Klarifikasi Viral Penolakan MBG Di SDN 1 Gujeg – VideoPembakaran Sampah Picu Kebakaran Ilalang Di Juntinyuat – Video
DPRD menilai, penguatan PAD tidak hanya bergantung pada peningkatan target penerimaan, tetapi juga pada upaya menggali potensi dari berbagai sektor yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Karena itu, evaluasi terhadap sumber-sumber pendapatan serta penguatan strategi pengelolaannya dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan, pentingnya kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menyusun strategi peningkatan PAD. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang tepat sasaran.
Ke depan, peningkatan PAD diharapkan menjadi salah satu fondasi penguatan kapasitas fiskal Kabupaten Cirebon. Dengan pengelolaan yang optimal, pemerintah daerah memiliki peluang lebih besar untuk membiayai program pembangunan secara mandiri, dan berkesinambungan.