Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, Rabu siang, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM merupakan pilar utama perekonomian nasional. Pelaku UMKM perlu didorong agar mampu naik kelas melalui penguatan akses permodalan, tata kelola keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital.
Dalam kegiatan sosialisasi penguatan ekonomi kerakyatan, Rabu siang, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengatakan UMKM telah terbukti menjadi penyangga ekonomi Indonesia saat menghadapi berbagai krisis, termasuk krisis moneter tahun 1998.
Saat banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja, sektor UMKM mampu bertahan dan menjadi sumber penghidupan masyarakat melalui berbagai usaha, mulai dari pertanian, perikanan, perdagangan, hingga usaha kuliner.
Baca Juga:SPPG Kalianyar Klarifikasi Viral Penolakan MBG Di SDN 1 Gujeg – VideoPembakaran Sampah Picu Kebakaran Ilalang Di Juntinyuat – Video
Menurut Herman Khaeron, agar UMKM semakin tangguh dan mampu bersaing, terdapat tiga aspek utama yang harus diperkuat, yakni tata kelola keuangan, kemudahan akses permodalan, serta pemanfaatan digitalisasi dalam pengembangan usaha.
Herman juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk, serta membangun kerja sama usaha secara kolektif agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Melalui penguatan manajemen usaha, kemudahan akses pembiayaan, dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan UMKM semakin berkembang, mampu menciptakan lapangan kerja, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.