Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon, memperkuat pelayanan administrasi kependudukan melalui Program Terpadu Administrasi Kependudukan Kolektif Desa atau Paduka. Program ini dihadirkan karena pelayanan adminduk masih terkendala jarak, akses, dan kemampuan teknis di tingkat desa. Salah satunya, dengan melatih operator desa agar pelayanan lebih cepat, akurat, mudah, dan terintegrasi.
Disdukcapil Kabupaten Cirebon, melatih sekitar 200 operator desa untuk memperkuat program Paduka. Operator desa dinilai menjadi ujung tombak pelayanan adminduk di tingkat masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Iman Supriadi, menyebut, pelatihan sekaligus menjadi evaluasi atas kendala teknis di lapangan, mulai dari pengunggahan dokumen, identitas kependudukan digital, hingga pengelolaan data.
Baca Juga:Aldyan Belanja Masalah Melalui Reses Di Dapil 5 Kesambi – VideoManfaatkan Musibah Kebakaran, Dua Pencuri Gasak Uang Dan Emas – Video
Tahun ini, pelatihan menyasar sekitar 200 desa. Sementara, Kabupaten Cirebon memiliki 412 desa dan 12 kelurahan. Disdukcapil menargetkan Paduka dapat mencakup seluruh desa dan kelurahan pada tahun depan.
Program Paduka diarahkan untuk mendekatkan pelayanan adminduk dengan konsep nol kilometer dan nol biaya. Masyarakat tidak lagi harus datang jauh ke kantor Disdukcapil, karena sejumlah layanan dapat diakses melalui operator desa.
Penguatan kapasitas operator diharapkan mempercepat penyelesaian adminduk, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa dan Disdukcapil.