Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Ciniru di Kabupaten Kuningan hingga Jumat ini masih dalam penanganan. Meski upaya pemadaman terus dilakukan, sejumlah titik api dan kepukan asap masih terlihat di dalam timbunan sampah.
Kebakaran TPA Ciniru di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, telah berlangsung selama sembilan hari sejak api pertama kali terdeteksi pada Rabu 12 Agustus 2026 lalu. Luas area sampah yang terbakar meluas dan diperkirakan mencapai tiga hektare.
Hingga kini, petugas masih menemukan asap dan titik-titik api di sejumlah bagian TPA. Kondisi ini terjadi karena timbunan sampah yang cukup dalam dan mengering, ditambah tiupan angin kencang yang membuat api dan percikan kembali muncul.
Baca Juga:Sembilan Hari TPSA Ciniru Masih Dilalap Api – VideoData Adminduk Rawan Bermasalah, Disdukcapil Cirebon Perketat Operator Desa – Video
Sejak awal kebakaran, Babinsa Koramil 1511 ( satu lima sebelas ) Jalaksana bersama warga telah melakukan pemadaman secara manual. Penanganan kemudian diperkuat dengan melibatkan Kodim 0615 ( nol enam lima belas ) Kuningan, Yonif TP 839 Slamet, Damkar, BPBD Kabupaten Kuningan, PDAM, serta sejumlah unsur terkait.
Sedikitnya satu unit mobil pemadam dari Kodim, dua unit dari Yonif TP 839 Slamet, dua unit damkar, dan satu unit mobil pemadam BPBD dikerahkan ke lokasi. Dua unit tangki suplai air dari PDAM Kuningan, serta dua unit tangki bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, juga diturunkan untuk mendukung proses pemadaman.
Danrem 063 ( nol enam tiga ) Sunan Gunung Jati menegaskan, penanganan kebakaran TPA membutuhkan sinergi dan kesabaran, mengingat sumber api berada di dalam timbunan sampah. Pemadaman dilakukan secara bertahap, dengan memastikan api tidak meluas, sekaligus menjaga keselamatan petugas dan masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran TPAS. Namun kerugian materiil sementara berupa terbakaranya timbunan sampah dengan luas sekitar tiga hektare.
Korem 063 Sunan Gunung Jati melalui Kodim 0615 Kuningan memastikan pemantauan dan pemadaman akan terus dilakukan, hingga kondisi TPA Ciniru dinyatakan aman dan terkendali.