Jelang Musim Hujan, Pemkot Cirebon Keruk Kali Cipadu untuk Cegah Banjir

Pemkot Cirebon
Pemkot Cirebon keruk Kali Cipadu jelang musim hujan untuk cegah banjir. | Foto:radarcirebon.com
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Ancaman banjir kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menjelang musim penghujan. Kondisi Kali Cipadu di Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian serius setelah mengalami pendangkalan cukup parah. Tumpukan lumpur dan sampah terlihat memenuhi aliran sungai yang menjadi salah satu jalur air menuju laut tersebut.

Kondisi itu membuat proses pengerukan harus dilakukan menggunakan alat berat untuk mengembalikan kapasitas aliran sungai. Penanganan dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta unsur kecamatan. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung proses pengerukan Kali Cipadu pada Selasa (6/10/2026).

Edo mengaku terkejut melihat tingkat pendangkalan yang terjadi. Bahkan, ekskavator yang digunakan untuk pengerukan dapat bekerja di atas endapan lumpur tanpa mengalami ambles. “Ini luar biasa ya, dengan berat beban ekskavatornya saja sudah berapa ton, tapi nggak tenggelam juga kan, nggak ambles. Berarti ini pendangkalannya luar biasa,” ujar Edo.

Baca Juga:Pemkot Cirebon Fasilitasi Vaksinasi Rabies Gratis – VideoPemkot Agresif Kejar Perusahaan Besar Penunggak Pajak – Video

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa endapan lumpur dan sampah di Kali Cipadu telah menumpuk cukup tebal. Persoalan itu bahkan kembali terjadi dalam kurun waktu sekitar satu tahun setelah sebelumnya dilakukan penanganan. Kondisi sungai yang dangkal menjadi semakin mengkhawatirkan karena musim penghujan diperkirakan mulai memasuki wilayah Cirebon pada November mendatang.

Jika kapasitas sungai tidak segera dikembalikan, aliran air berpotensi terhambat ketika curah hujan meningkat. Dampaknya, permukiman warga di sekitar aliran sungai dapat menghadapi risiko banjir. “Kalau ini nggak segera dikeruk, ya tentunya ini akan berdampak kepada banjir di masyarakat. Ini kan musim penghujan sudah mau dekat, di bulan November kan sudah mau musim penghujan,” katanya.

Warga Diminta Tidak Buang Sampah ke Sungai

Namun, Edo menilai persoalan Kali Cipadu tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengerahkan alat berat. Kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai juga harus dihentikan agar persoalan yang sama tidak kembali terjadi setelah pengerukan selesai. Ia meminta warga, khususnya di wilayah Kesunean Selatan dan Cangkol, menjaga kebersihan sungai dan tidak menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah.

0 Komentar