IKM Kab.Cirebon Perkuat Jejaring Perantau Minang – Video

IKM Kab.Cirebon Perkuat Jejaring Perantau Minang
0 Komentar

Ratusan warga perantauan asal Sumatera Barat yang berada di Jawa Bara menghadiri pengukuhan pengurus DPD Ikatan Keluarga Minang Kabupaten Cirebon dan DPC IKM Cirebon Timur. Warga Minang diminta jaga sinergitas dan menghargai kearifan lokal.

Pengukuhan pengurus DPD IKM Kabupaten Cirebon dan DPC IKM Cirebon Timur, dilakukan Ketua DPW IKM Provinsi Jawa Barat, Johni Martius Sikumbang, bersama jajaran pengurus.

Usai dikukuhkan, Ketua DPD IKM Kabupaten Cirebon, Hilson, menegaskan, IKM diharapkan menjadi rumah bersama bagi warga Minang di tanah rantau.

Baca Juga:Lomba Rakyat, HUT Ke-25 Partai Demokrat Di Kuningan – VideoMeriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke 81 Dengan Cara Unik – Video

Pasalnya, IKM merupakan tempat atau wadah bersilaturahmi untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman selama menjadi warga di tanah rantau. Tak hanya menjadi wadah silaturahmi, IKM juga didorong untuk menjadi jejaring sosial dan ekonomi bagi para perantau.

IKM Kabupaten Cirebon berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, komunitas, dan berbagai pihak lainnya. Melalui jejaring yang terbangun, IKM berharap dapat turut mendorong perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta mengangkat potensi yang ada di Kabupaten Cirebon.

IKM dinilai memiliki peranan strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengangkat potensi yang ada di Kabupaten Cirebon. Ketua DPW IKM Jawa Barat, Johni Martius Sikumbang, mengingatkan para perantau Minang untuk turut menjaga stabilitas daerah.

Para perantau Minang juga diminta membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai stakeholder, serta tetap menghargai budaya dan kearifan lokal, agar keberadaan masyarakat Minang di tanah rantau dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Kepada generasi muda, Johni juga berpesan agar mampu memberikan manfaat dimanapun berada, serta mengingatkan filosofi Minang, “dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung”.

0 Komentar