Harga Cabai di Pasar Pasalaran Turun – Video

Harga Cabai di Pasar Pasalaran Turun
0 Komentar

Sejumlah harga bumbu dapur di Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon, mengalami penurunan. Namun, harga yang lebih murah tidak serta-merta meningkatkan omzet pedagang, karena aktivitas pasar disebut semakin sepi dan pola belanja masyarakat berubah sejak program MBG berjalan.

Harga cabai merah biasa di Pasar Pasalaran, per dua puluh empat Agustus dua ribu dua puluh enam, turun lima ribu menjadi sekitar dua puluh ribu rupiah per kilogram. Sementara cabai rawit hijau turun lima ribu menjadi empat puluh lima ribu rupiah.

Pedagang sayur dan bumbu dapur, Iga Suratni Rasa, mengatakan sejumlah komoditas saat ini memang lebih murah. Namun, kondisi pasar yang sepi membuat penurunan harga tidak otomatis meningkatkan penjualan.

Baca Juga:Lomba Rakyat, HUT Ke-25 Partai Demokrat Di Kuningan – VideoMeriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke 81 Dengan Cara Unik – Video

Menurut Iga, harga cabai sangat fluktuatif. Cabai yang sebelumnya pernah menyentuh hingga seratus ribu rupiah per kilogram, kini jauh lebih rendah. Namun, jumlah pembeli di pasar juga ikut berkurang.

Pedagang menyebut sepi nya aktivitas pasar juga berkaitan dengan perubahan pola belanja masyarakat. Sejak program MBG berjalan, sebagian ibu rumah tangga dinilai tidak lagi sering membeli bahan makanan seperti ayam dan daging untuk kebutuhan keluarga.

Kondisi tersebut membuat omzet menurun. Pedagang memperkirakan penjualannya dapat turun sekitar dua puluh persen. Berharap pasar kembali ramai seiring turunnya harga dan meningkatnya daya beli masyarakat.

0 Komentar