Walikota Cirebon, Effendi Edo, resmi melantik Direksi PDAM Tirta Giri Nata pada Senin pagi. Dua orang direksi yang mengisi jabatan sebagai direktur utama dan direktur umum, diberi tugas untuk lebih memaksimalkan lagi layanan air bersih kepada masyarakat dan meminimalisir kebocoran.
Setelah melalui proses perekrutan serta seleksi secara terbuka, jabatan Direksi PDAM Tirta Giri Nata resmi digantikan oleh direksi baru yang sudah terpilih. Proses pergantian direksi baru sempat mendapatkan sorotan publik, karena yang terpilih bukan putra daerah Cirebon, namun berasal dari Sumatera.
Meski demikian Walikota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa penetapan dan pelantikan jabatan direktur utama dan direktur umum, diklaim sudah sesuai prosedur karena proses seleksi sebelumnya dilakukan secara terbuka.
Baca Juga:Semangat Kemerdekaan, MT Sabar Meriahkan HUT Ke-81 RI – VideoNasib Nunung Yulianti, PMI Cirebon Yang Sakit Di Mesir – Video
Proses penandatanganan perjanjian kinerja dan pengambilan sumpah pelantikan direktur utama yang di jabat oleh Andri Satria, dan direktur umum oleh Agung Astija, berlangsung khidmat di Ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon. Walikota menugaskan, kedepan agar Direksi PDAM mampu meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat serta meminimalisir kebocoran.
Perusahaan milik daerah yang memiliki potensi besar untuk memberi kontribusi pendapatan daerah diharapkan bisa terus dikembangkan dan lebih maju, serta melakukan upaya inovasi dalam memperluas layanan air bersih untuk kebutuhan masyarakat.