Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai melakukan tahapan wawancara terhadap calon Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Jati. Dalam proses seleksi tersebut, calon pengurus diminta memiliki kemampuan untuk meningkatkan pelayanan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Seleksi calon pengurus BUMD Kabupaten Cirebon memasuki tahapan wawancara. Sejumlah calon Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Jati serta BUMD Perdagangan dan Jasa Cherbon Nagari diminta memaparkan gagasan dan strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah.
Bupati Cirebon, H. Imron, dalam proses wawancara, calon pengurus diuji terkait strategi pengembangan perusahaan daerah, termasuk bagaimana meningkatkan serta menjangkau warga yang hingga kini belum mendapatkan pelayanan.
Baca Juga:Pedagang Cimin Diduga Cabuli 7 Anak Dibawah Umur – VideoHarga Daging Sapi Pasar Pasalaran Masih Tinggi – Video
Untuk struktur Direksi PDAM Tirta Jati, komposisi yang disiapkan masih sama, yakni Direktur Utama, Direktur Umum, dan Direktur Teknik. Setelah proses seleksi selesai, nama-nama terpilih nantinya akan diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan proses lanjutan.
Untuk PDAM Tirta Jati, Pemkab Cirebon menargetkan adanya peningkatan jumlah pelanggan hingga mencapai sekitar 50 ribu sambungan. Target tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Direksi baru agar mampu memperluas akses air bersih bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.
Selain Direksi, peran Dewan Pengawas juga menjadi perhatian. Dewan Pengawas nantinya diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, memberikan laporan terkait kondisi perusahaan, sekaligus memberikan masukan terhadap perbaikan kinerja BUMD.
Dalam hal ini, Bupati menilai keberadaan Dewan Pengawas sangat penting agar pengelolaan BUMD berjalan transparan dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.