Magnesium diperlukan dalam berbagai reaksi metabolik serta membantu fungsi saraf, otot, dan tulang.
6. Kalsium dan fosfor
Air kelapa juga mengandung kalsium dan fosfor, dua mineral yang dikenal berperan dalam kesehatan tulang dan berbagai fungsi sel.
Kandungan mineral air kelapa bervariasi cukup besar menurut varietas dan tempat kelapa tumbuh. Dalam sampel kelapa usia 8 bulan dalam studi Foods, kandungan fosfor ditemukan sekitar 63 mg/kg.
Baca Juga:Air Kelapa Segar atau Kemasan, Mana Lebih Sehat? Inilah yang Perlu DiketahuiApakah Air Kelapa Ampuh Menurunkan Tekanan Darah? Simak Penjelasannya
7. Protein dan asam amino
Air kelapa muda mengandung protein, tetapi jumlahnya sangat sedikit.
Pada kelapa usia 8 bulan yang dianalisis Zhang dan rekan, kandungan proteinnya hanya sekitar 0,04 persen.
Meski begitu, analisis kimia menemukan berbagai asam amino di dalam air kelapa. Literatur juga melaporkan adanya antara lain arginin, alanin, glutamat, serin, dan sejumlah asam amino lainnya.
8. Lemaknya hampir tidak ada
Berbeda dari santan dan daging kelapa, air kelapa muda sangat rendah lemak.
Pada sampel usia 8 bulan, lemak hanya sekitar 0,07 persen. Kandungan lemak kemudian cenderung meningkat ketika kelapa makin matang.
Ini menjelaskan mengapa profil nutrisi air kelapa sangat berbeda dari santan meskipun keduanya berasal dari buah yang sama.
9. Vitamin C dan B
Air kelapa juga mengandung sejumlah kecil vitamin larut air, termasuk vitamin C dan beberapa vitamin kelompok B.
Baca Juga:Abu Vulkanik Belum Hilang, Apakah Olahraga Luar Ruang Masih Aman?Jadwal Pertandingan Udinese vs Lazio di Liga Italia 2026, Apakah Tayang di TV atau Live Streaming?
Tinjauan ilmiah tahun 2025 mencatat keberadaan vitamin C serta vitamin B seperti tiamin, riboflavin, asam pantotenat, piridoksin, biotin, dan folat dalam air kelapa. Akan tetapi, jumlahnya bisa berubah tergantung varietas, kematangan, penyimpanan, serta proses pengolahan.
10. Senyawa fenolik dan komponen bioaktif lainnya
Air kelapa muda juga mengandung senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dalam uji laboratorium.
Dalam studi Foods, air kelapa usia 8 bulan mengandung sekitar 53 μg ekuivalen asam galat per mL senyawa fenolik dan menunjukkan aktivitas menangkap radikal bebas dalam beberapa uji in vitro.
Namun, aktivitas antioksidan di laboratorium tidak berarti efek antioksidannya dirasakan pada manusia. Penelitian manusia masih diperlukan untuk menentukan dampaknya.
Secara keseluruhan, air kelapa muda merupakan sumber cairan, gula alami, dan elektrolit, khususnya kalium. Ada pula kandungan natrium, magnesium, kalsium, fosfor, sedikit protein dan lemak, sejumlah vitamin B dan vitamin C, asam amino, serta senyawa fenolik.
