Izin Polda Belum Turun, Persija Masih H2H Gelar El Clasico Lawan Persib di GBK

foto
(X/Persija)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Laga sengit El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di pekan kedua BRI Super League 2026/2027 masih mengambang.

Hingga Senin (7/9/2026) malam WIB, pihak kepolisian belum memberikan izin resmi untuk laga yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026) mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Albin Laurent, menegaskan secara teknis timnya sudah sangat siap menggelar pertandingan di Jakarta. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Polda Metro Jaya.

Baca Juga:Abu Vulkanik Gunung Meletus Bukan Cuma Bikin Sesak! Ini 5 Bahaya yang Wajib Diwaspadai4 Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Ada ‘Pipa Magma’ yang Menghubungkannya?

“Mungkin secara lisan dan izin prinsip dari Mabes Polri sudah keluar, tetapi ini kan izin wilayah yang harus diputuskan oleh Polda Metro, jadi kami menunggu,” ujar Albin di Jakarta.

Meskipun izin prinsip dari Mabes Polri dikabarkan sudah dikantongi secara lisan, pihak Panpel Persija masih harus bersabar menunggu keputusan final terkait keamanan wilayah dari Polda Metro Jaya yang masih terus menggelar rapat koordinasi.

Dua Tujuh Tahun Tak Pernah Jamu Persib di Jakarta

Hasrat Persija untuk tampil di GBK kali ini memang sangat tinggi. Pasalnya, tim berjuluk Macan Kemayoran itu sudah tujuh tahun tak pernah menjamu sang rival abadi di ibu kota sendiri karena terkendala izin keamanan.

Bahkan pada musim lalu, Persija terpaksa harus terusir jauh dan mengalah menjadi tim “musafir” di Samarinda, Kalimantan Timur, saat meladeni Persib.

“Ya berharap, sangat berharap bisa main di Jakarta setelah sekian lama tidak pernah bermain di Jakarta melawan Persib,” tambah mantan Direktur Kompetisi PSSI tersebut.

Siapkan 60 Ribu Tiket, Wajib KTP Jakarta

Jika nantinya lampu hijau dari kepolisian sudah didapatkan, Panpel Persija berencana melepas sekitar 60 ribu tiket pertandingan, termasuk untuk undangan.

Demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keutuhan keamanan di Stadion GBK, panpel menerapkan aturan ketat terkait sistem penjualan tiket.

Baca Juga:24 Atlet Tuli Galang Dana untuk Kejuaraan di Malaysia, PATRIN Akhirnya Buka SuaraPersib Sukses Curi Tiga Poin dari PSM, Taktik Igor Tolic Jadi Kunci Kemenangan

“Pembelian tiket harus seluruhnya harus dari warga Jakarta dan ber-KTP Jakarta. Panpel menjaga area steril setelah masuk di Ring 2 SUGBK,” tegas Albin.

Bobotoh Dilarang Hadir

Sejalan dengan regulasi keamanan dan tensi persaingan yang tinggi, suporter Persib (Bobotoh) diimbau keras untuk tidak nekat datang ke Jakarta.

0 Komentar