SDN 1 Surakarta Diguyur 1,6 Miliar, 12 Ruang Kelas Direvitalisasi – Video

SDN 1 Surakarta Diguyur 1,6 Miliar, 12 Ruang Kelas Direvitalisasi
0 Komentar

SD Negeri 1 Surakarta, Kabupaten Cirebon, mendapatkan alokasi anggaran satu koma enam miliar rupiah untuk merevitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan. Dua belas ruang kelas yang tak layak dibenahi untuk mendukung aktivitas belajar siswa.

SD Negeri 1 Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, mendapatkan alokasi anggaran APBN lebih dari satu koma enam miliar rupiah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI untuk merevitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan. Kondisi ruang kelas yang sebelumnya tak layak kini mulai berubah lebih kokoh dengan revitalisasi total.

Dalam program revitalisasi ini, dua belas ruang kelas, yang mencakup satu ruang edukasi, serta tiga toilet dibenahi secara optimal untuk mendukung aktivitas pembelajaran. Program yang bermula dari usulan pihak sekolah dan disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon ini mendapatkan respons baik dan persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Baca Juga:Lahan Satu Hektar Terbakar, Api Nyaris Merembet Ke TPA Kopiluhur – VideoMayat Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk Di Dalam Rumah – Video

Bagi pihak sekolah, revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, namun menyiapkan ruang belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman agar proses pendidikan siswa bisa berjalan lebih optimal.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendorong terwujudnya program ini, termasuk Pemerintah Desa Surakarta serta tokoh masyarakat yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap kondisi fasilitas pendidikan.

Sekolah berharap proses revitalisasi dilakukan dengan kualitas pekerjaan yang baik, sehingga bangunan bisa kokoh, bertahan dalam jangka panjang, dan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa.

Harapan serupa disampaikan orang tua siswa yang mengapresiasi langkah pemerintah dalam merealisasikan perbaikan ruang belajar, setelah sebelumnya kondisi kelas dinilai sudah tidak layak.

Sementara bagi wali murid, ruang kelas yang lebih layak diharapkan bisa membangkitkan semangat belajar siswa. Sebab, fasilitas pendidikan yang nyaman tak hanya soal bangunan, tetapi juga menjadi salah satu penunjang agar siswa bisa belajar dengan lebih baik dan mengejar prestasi.

0 Komentar