Stok beras yang dikuasai Bulog Kantor Cabang Cirebon dipastikan masih aman menghadapi musim paceklik akibat El Nino. Saat ini, stok mencapai sekitar 203 ribu ton dan dipastikan mampu mencukupi kebutuhan hingga setelah Lebaran tahun depan.
Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon memastikan ketersediaan beras masih dalam kondisi aman, meski wilayah Cirebon dan sekitarnya tengah menghadapi dampak El Nino yang menyebabkan kekeringan dan berpotensi mengganggu produksi pertanian.
Saat ini, stok beras yang dikuasai Bulog mencapai sekitar 203 ribu ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar tiga hingga empat ribu ton per bulan, persediaan tersebut diperkirakan masih mencukupi hingga setelah Lebaran tahun depan.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Jawab Catatan Fraksi Soal Perubahan APBD 2026 – VideoVeteran Keluhkan Halaman Gedung Juang Licin – Video
Untuk tahun 2026, Bulog Kantor Cabang Cirebon menargetkan penyerapan gabah dan beras mencapai 179 ribu ton. Hingga September, realisasi penyerapan telah mencapai sekitar 85 persen, sehingga dinilai masih sesuai dengan target yang ditetapkan.
Kenaikan harga gabah juga berpotensi mendorong kenaikan harga beras di pasaran. Bulog menyatakan akan berupaya menjaga agar kenaikan harga tetap dalam batas yang wajar, salah satunya melalui pengelolaan stok dan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Program bantuan pangan juga dinilai dapat membantu menekan permintaan beras di pasar. Bulog mengimbau masyarakat penerima bantuan agar tidak menjual kembali beras bantuan, karena tindakan tersebut berisiko merugikan penerima dan dapat menyebabkan bantuan tidak lagi diterima pada periode berikutnya.