RADARCIREBON.TV – Timnas badminton putra Indonesia akan menghadapi Malaysia di perempat final nomor beregu Asian Games 2026. Pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, digelar hari ini, Selasa (22/9/2026), pukul 13.00 WIB.
Bagi tim Merah Putih, laga kontra Malaysia merupakan penampilan perdana tim putra dalam nomor beregu. Indonesia meraih status bye karena menjadi salah satu peserta unggulan dalam undian nomor beregu putra badminton Asian Games 2026. Dengan status unggulan tersebut, Indonesia langsung menempati babak perempat final tanpa harus melakoni babak sebelumnya.
Malaysia Datang dengan Modal Kemenangan Telak
Pertandingan melawan Malaysia tidak bisa dianggap mudah. Sebelumnya, Malaysia menang telak 3-0 atas Mongolia yang disumbangkan oleh tunggal putra Leong Jun Hao, ganda putra Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Mohd Rumsani, dan tunggal putra Justin Hoh.
Baca Juga:Indonesia Koleksi 5 Medali di Asian Games 2026, Posisi ke-12 dan Masih Berburu EmasUpdate Klasemen Medali Asian Games 2026, China di Puncak, Indonesia Peringkat ke-12
Namun, Indonesia punya catatan positif. Berdasarkan data, Indonesia menang empat kali dalam lima pertemuan terakhir. Pertemuan terakhir terjadi pada Badminton Asia Team Championships 2026, di mana Indonesia berhasil menang dengan skor 3-2 atas Malaysia.
Head to Head Indonesia vs Malaysia
Berikut catatan head to head Timnas Badminton Putra Indonesia vs Malaysia menjelang Asian Games 2026:
– 5 Februari 2026: Indonesia 3-2 Malaysia (Badminton Asia Team Championships)- 10 Desember 2025: Indonesia 3-0 Malaysia (SEA Games)- 11 Mei 2023: Indonesia 3-1 Malaysia (SEA Games)- 20 Februari 2022: Indonesia 0-3 Malaysia (Badminton Asia Team Championships)- 15 Oktober 2021: Indonesia 3-0 Malaysia (Thomas Cup)
Dari lima pertemuan terakhir, Indonesia mendominasi dengan empat kemenangan. Satu-satunya kekalahan terjadi pada Badminton Asia Team Championships 2022 dengan skor 0-3.
Fajar Alfian Waspadai Ganda Senior Malaysia
Menjelang pertandingan, Fajar Alfian mewaspadai sektor ganda putra Malaysia yang diisi pemain-pemain senior. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki pemain Malaysia bisa menjadi ancaman tersendiri.
“Malaysia diisi pemain-pemain senior khususnya di ganda, mereka banyak pengalaman jadi kami tidak boleh lengah,” kata Fajar dalam keterangan PBSI.
Fajar juga menegaskan bahwa siapa pun yang diturunkan harus siap bertanggung jawab dan memberikan hasil terbaik. “Kami juga ingin memberikan yang terbaik, siapapun yang diturunkan besok kami harus siap untuk bertanggung jawab dan memberikan hasil yang terbaik,” sambungnya.
