RADARCIREBON.TV – Musim kemarau yang berkepanjangan memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon. Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung menyiapkan pembangunan sumur bor dangkal di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Langkah tersebut sebagai upaya memperkuat ketersediaan sumber air bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih pada musim kemarau. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.
“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Dody, Senin (21/9/2026).
Baca Juga:Kekeringan Meluas, 49 Karhutla Terjadi di Majalengka Selama Kemarau 2026BPBD Antisipasi Peralihan Musim Kemarau Ke Musim Hujan – Video
Penanganan Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang
Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, mengatakan penanganan kebutuhan air di Desa Slangit dilakukan melalui langkah jangka pendek, menengah, dan panjang agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menyiapkan sumber air yang lebih berkelanjutan.
“Pembangunan sumur bor dangkal menjadi salah satu upaya jangka panjang yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air,” kata Aristoteles.
“Sumur bor dangkal tersebut direncanakan memiliki kedalaman 15–25 meter dan mulai dilaksanakan pada akhir September 2026,” sambungnya.
Dua Sumur Gali Telah Dibangun
Sebelum pembangunan sumur bor dangkal, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga telah membangun dua sumur gali dengan kedalaman sekitar 7,5 meter dan diameter 1 meter. Masing-masing sumur menghasilkan air sekitar 0,277 liter per detik dan dilengkapi filter atau alat penyaring air untuk meningkatkan kejernihan dan kualitas air sebelum dimanfaatkan oleh masyarakat.
Upaya pengelolaan sumber air juga akan diperkuat melalui normalisasi Saluran Pembuang Mata Meong. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan setelah musim panen selesai karena akses menuju saluran saat ini masih digunakan masyarakat untuk kegiatan panen.
Distribusi Air Bersih dan Toren
Selain penyediaan sumber air, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga dilakukan melalui distribusi air bersih sebanyak 44.000 liter ke Desa Slangit pada periode Agustus–September 2026 oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung dan PDAM Kabupaten Cirebon.
