Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU di ruas Jalan Suranenggala–Arjawinangun, Kabupaten Cirebon dikeluhkan warga karena tidak berfungsi. Kondisi ini diduga terjadi karena minimnya pemeliharaan.
Minimnya penerangan di sepanjang jalur utama Suranenggala–Arjawinangun tersebut memicu keluhan dari warga dan para pengguna jalan. Pasalnya, banyak titik penerangan di ruas jalan padat kendaraan tersebut berada dalam kondisi mati total dan tidak berfungsi maksimal saat malam hari.
Padahal, kondisi jalan yang membentang dari Arjawinangun hingga Suranenggala ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan karena kondisi fisik jalan yang masih dipenuhi lubang. Menurut salah seorang warga yang juga Ketua GAMAN (Gerakan Masyarakat Perubahan), Moh Yakub, masalah ini telah berulang kali terjadi dan sudah dilaporkan ke pihak terkait.
Baca Juga:Waktu Terbatas, APBD Perubahan Kabupaten Cirebon Diminta Fokus Program Prioritas – VideoSungai Sriganala Penuh Eceng Gondok, Warga Minta Normalisasi – Video
Para pengendara, khususnya pengguna roda dua, mengaku selalu waswas saat melintas di malam hari. Selain berisiko tinggi akibat lubang jalan yang tidak terlihat, kondisi gelap gulita juga sangat rawan tindak kejahatan dan kriminalitas jalanan. Mengingat jalur ini merupakan salah satu akses vital masyarakat setiap harinya, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon dan dinas terkait untuk segera turun tangan.