5 Fakta Influenza B yang Perlu Diketahui dan Apakah ada Kaitannya dengan Flu Musiman?

Kesehatan
Ilustrasi ang pemuda yang menderita flu sambil duduk terbungkus selimut di sofa di rumah (istockphoto)
0 Komentar

3. Influenza B bisa menular dengan mudah

Pernah merasa baru ngobrol atau berada cukup dekat dengan orang yang sedang flu, lalu beberapa hari kemudian ikut gak enak badan? Situasi ini dapat terjadi karena influenza mudah menyebar melalui partikel pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Penularan ini lebih mungkin terjadi di daerah yang padat, seperti sekolah atau tempat dengan banyak orang.

Oleh karena itu, flu dapat menyebar dengan cepat saat banyak orang terinfeksi. Umumnya, masa inkubasi influenza berkisar sekitar dua hari, meskipun dapat bervariasi antara satu hingga empat hari sebelum gejala muncul. Adapun kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dan menutup mulut saat batuk atau bersin tetap sangat penting untuk mengurangi risiko penularan.

4. Gejala influenza B bisa mirip dengan flu pada umumnya

Saat terinfeksi influenza B, gejalanya bisa terasa seperti penyakit pernapasan yang sudah sering kita alami. Demam yang muncul tiba-tiba, batuk, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, pilek, sakit tenggorokan, serta tubuh terasa lemas termasuk gejala yang umum terjadi. Keluhan tersebut juga bisa muncul dalam waktu yang cukup cepat setelah seseorang terinfeksi.

Baca Juga:Update Klasemen ASEAN Club Championship 2026 dan Jadwal Pertandingan Hari Ini 8 OktoberPort FC vs Persib Bandung Shopee Cup 2026 Live TV Malam Ini Jam Berapa? Cek Siaran Langsung dan Live Streaming

Karena gejalanya mirip dengan infeksi saluran pernapasan lainnya, influenza B gak selalu bisa dikenali hanya dari keluhan yang dirasakan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat diperlukan untuk memastikan jenis virus yang menyebabkan infeksi, terutama pada kondisi tertentu. Nah, jadi jangan buru-buru menyimpulkan jenis flu hanya dari gejalanya saja, lho

5. Influenza B terus dipantau karena virus influenza bisa berubah

Virus influenza bisa mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sehingga para ahli perlu terus memantau jenis yang sedang beredar. Pemantauan ini penting untuk melihat perkembangan virus sekaligus memahami pola penyebarannya di berbagai wilayah. Nah, informasi tersebut juga membantu menentukan komposisi vaksin influenza untuk musim berikutnya.

Untuk influenza B, pemantauan juga dilakukan berdasarkan garis keturunannya, seperti B/Victoria dan B/Yamagata. Dalam rekomendasi terbaru untuk musim influenza 2027 di belahan bumi selatan, WHO masih memasukkan virus dari garis keturunan B/Victoria sebagai salah satu komponen vaksin. Jadi, meski terdengar seperti istilah yang cukup teknis, pemantauan influenza B sebenarnya penting untuk membantu langkah pencegahan tetap sesuai dengan virus yang sedang beredar.

0 Komentar