Sebanyak 220 unit becak listrik disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Indramayu dalam program bantuan tahap kedua. Sebelum disalurkan, para calon penerima menjalani verifikasi faktual dan pelatihan pengoperasian. Bantuan ini diharapkan memudahkan tukang becak, terutama yang berusia lanjut, dalam mencari nafkah.
Harapan baru terlihat dari wajah para tukang becak yang mengikuti verifikasi dan pelatihan becak listrik di Jalan Duku Krupuk Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.
Program bantuan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini memasuki tahap kedua, dengan alokasi sebanyak 220 unit becak listrik untuk warga Indramayu.
Baca Juga:Jakmania Cirebon Sesalkan Pelemparan Bus Suporter Persija – VideoSejumlah Lahan Alami Gangguan Pertumbuhan di Musm Tanam ke-2 – Video
Tokoh masyarakat, Kasan Basari menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan data dan kelayakan penerima. Pelatihan juga diberikan agar penerima mampu mengoperasikan becak listrik dengan baik dan aman.
Pendataan dilakukan di sejumlah wilayah, dengan harapan manfaat bantuan dapat dirasakan masyarakat di berbagai kecamatan, tidak hanya terpusat di perkotaan.
Bagi Rusmin, tukang becak asal Desa Loyang, Kecamatan Kedokan Bunder, bantuan ini menjadi harapan untuk meningkatkan penghasilan.
Selama bertahun-tahun, Rusmin mengandalkan becak konvensional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia berharap becak listrik dapat membantunya mencari penumpang dan menambah pendapatan.
Setelah proses verifikasi dan pelatihan selesai, penyaluran becak listrik akan dijadwalkan lebih lanjut oleh tim terkait. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang usaha tukang becak, sekaligus membuka peluang penghidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indramayu.