Dari Alat Hukuman Penjara ke Andaran Para Gym: Sejarah Menarik dari Treadmill

Fitness
ilustrasi berolahraga menggunakan treadmill (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Saat mengunjungi gym, alat treadmill adalah salah satu perangkat yang paling umum dijumpai. Perangkat ini biasanya dimanfaatkan untuk berjalan atau berlari di lokasi yang sama sambil menyesuaikan kecepatan dan sudut sesuai keperluan individu. Akan tetapi, di balik fungsinya sebagai alat kebugaran, treadmill ternyata memiliki latar belakang sejarah yang cukup panjang.

Sejarah dari treadmill sesungguhnya dimulai dari kebutuhan yang sangat berbeda dibandingkan dengan latihan fisik. Alat ini dulunya dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan yang berat serta menjadi bagian dari sistem hukuman di lembaga pemasyarakatan, sebelum akhirnya berevolusi menjadi perangkat kebugaran masa kini.

Penasaran bagaimana perjalanan treadmill dari masa ke masa? Yuk, simak sejarah treadmill selengkapnya!

Baca Juga:Satu Aplikasi untuk Belanja dan Pesan Taksi, Beginilah Cara Order Bluebird via ShopeeJadwal Liga Inggris 2026/2027 Malam Ini: Pertandingan Brentford vs Liverpool Main Jam Berapa dan Live TV Apa?

1. Sejarah treadmill

Treadmill tidak sejak awal diciptakan sebagai alat olahraga. Cikal bakalnya sudah digunakan sejak masa Kekaisaran Romawi pada sekitar abad pertama Masehi. Saat itu, alat yang dikenal sebagai treadwheel atau polyspaston digunakan sebagai bagian dari derek untuk mengangkat benda-benda berat dalam pekerjaan konstruksi. Bentuknya berupa roda besar yang digerakkan manusia dengan cara berjalan di dalamnya.

Penggunaan roda tersebut membuat pekerjaan mengangkat beban menjadi lebih efisien dibandingkan mengandalkan tenaga manusia secara langsung. Seiring berjalannya waktu, konsep roda yang digerakkan dengan tenaga manusia maupun hewan terus mengalami perkembangan dan digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dari sinilah perjalanan panjang treadmill dimulai hingga akhirnya bentuk dan fungsinya berubah menjadi alat olahraga seperti yang dikenal sekarang.

2. Treadmill sebagai alat kerja manusia dan hewan

Pada abad ke-19, prinsip treadmill mulai dimanfaatkan sebagai sumber tenaga untuk menjalankan berbagai mesin. Ketika sumber energi seperti angin dan air tidak selalu tersedia, tenaga hewan, terutama kuda, digunakan untuk menggerakkan treadmill. Energi yang dihasilkan kemudian dapat dimanfaatkan untuk menjalankan mesin-mesin pertanian dan pekerjaan lainnya.

Versi yang lebih kecil juga dibuat untuk hewan seperti anjing, domba, dan kambing. Alat tersebut digunakan untuk menjalankan berbagai mesin sederhana, misalnya alat pengaduk mentega, batu penggiling, fanning mill, hingga pemisah krim. Jadi, jauh sebelum digunakan untuk berlari, treadmill sebenarnya lebih dekat dengan dunia pekerjaan dan kebutuhan sehari-hari.

0 Komentar