BPBD Kota Cirebon mulai menyiapkan peralatan evakuasi dan pemetaan titik rawan banjir, berkaitan dengan pergantian musim kemarau ke musim hujan. Sejumlah peralatan evakuasi telah diperiksa, termasuk pemetaan dan pemantauan lokasi rawan banjir yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Menjelang musim hujan yang diperkirakan terjadi di bulan November, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon mulai mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, terutama resiko banjir.
Sejumlah peralatan evakuasi telah diperiksa, termasuk pemetaan dan pemantauan lokasi rawan banjir yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Baca Juga:604 Kontingen Kabupaten Cirebon Dilepas ke Porprov Jabar 2026 – VideoMarching Band SMPN 1 Siap Ikuti Kompetisi Internasional – Video
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Eko Kuswantoro menyampaikan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan peralatan kebencanaan, khususnya yang dibutuhkan untuk penanganan banjir. BPBD juga akan melakukan monitoring lokasi sungai terkait dengan titik-titik yang rawan bencana banjir, mulai pekan depan.
Pemerintah daerah dengan sejumlah stakeholder juga turut berkolaborasi untuk penanganan sungai, baik pengerukan sedimentasi maupun penataan sungai yang terus dilakukan untuk mengatasi potensi resiko banjir.