Jangan Tunggu Modal, Jadi Agregator – Video

Jangan Tunggu Modal, Jadi Agregator
0 Komentar

Jika dijalankan secara tepat, PPJ bukan hanya berpotensi memperbesar perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen, peningkatan pendapatan asli daerah.

Salah satu pembahasan penting dalam diskusi tersebut, menyangkut persoalan klasik, yang kerap dihadapi BUMD baru, yakni keterbatasan permodalan. Hasan Basori tidak menampik, bahwa penyertaan modal pemerintah, merupakan kebutuhan penting, dalam membangun kapasitas perusahaan. Namun menurutnya, keterbatasan anggaran, tidak semestinya menjadi alasan, untuk menghentikan langkah bisnis.

Pesan tersebut, sekaligus menjadi tantangan, bagi jajaran direksi PPJ Cherbon Nagari, agar mampu membangun perusahaan, dengan pendekatan bisnis yang realistis, terukur, dan tidak semata-mata bergantung pada anggaran pemerintah.

Baca Juga:85 Bangunan Liar di Jalan Kanci-Sindanglaut Terima Teguran Kedua – VideoKomisi II DPRD Kab Cirebon Dorong Pengambilalihan Pelanggan PDAM Kota – Video

Hasan Basori juga menyinggung praktik pengelolaan BUMD sejenis di sejumlah daerah, yang membuka ruang kemitraan, melalui skema kerja sama operasi, atau KSO dengan pihak swasta. Menurutnya, model kerja sama tersebut, dapat menjadi salah satu alternatif, yang dipelajari PPJ, untuk mengembangkan usaha, tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan investasi secara mandiri. Tentunya, peluang kerja sama tetap harus memperhitungkan, kelayakan usaha, kepentingan daerah, serta risiko bisnis yang mungkin timbul.

Dalam diskusi itu, Hasan Basori mengarahkan perhatian, pada besarnya potensi agribisnis Kabupaten Cirebon. Ia menyebut, Kabupaten Cirebon memiliki sekitar 44 ribu hektare lahan pertanian. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk PPJ, dalam mengembangkan bisnis berbasis komoditas dan kebutuhan pasar. Tidak hanya sektor pertanian, pemanfaatan aset-aset pemerintah daerah, yang memiliki nilai ekonomi, juga dapat dikaji sebagai peluang usaha, sepanjang sesuai dengan ketentuan pengelolaan aset, dan prinsip bisnis yang sehat.

Dalam pertemuan tersebut, Hasan Basori bahkan memperlihatkan, sejumlah rancangan dan konsep pengembangan PPJ, yang sebelumnya telah digagas. Gagasan tersebut, diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan, bagi direksi dalam menyusun rencana bisnis, dan menentukan sektor usaha prioritas.

Kini, setelah perjalanan gagasan selama kurang lebih tiga tahun, PPJ Cherbon Nagari memasuki fase yang jauh lebih menentukan. Tantangannya bukan lagi, memperdebatkan perlu atau tidaknya perusahaan daerah tersebut dibentuk. Tantangan sesungguhnya adalah, bagaimana perusahaan yang telah berdiri, mampu menghasilkan manfaat ekonomi, yang dapat dirasakan pemerintah daerah dan masyarakat.

0 Komentar