Omset Pedagang Di PGC Menurun

0 Komentar

Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Cirebon banyak yang mengalami penurunan pengunjung hingga berdampak kepada omset penjualan. Maka tak heran, banyak penjual memilih untuk menutup usahanya dari pada harus menanggung rugi.

Beginilah kondisi salah satu pasar konvensional yang ada di Kota Cirebon. Beralamat di Jalan Siliwangi Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Jawa Barat.

Pusat Grosir Cirebon atau biasa dikenal PGC masih terus eksis hingga saat ini. Meski begitu, hari demi hari pamornya kian menurun karena persaingan pasar yang kian bertambah di Cirebon.

Baca Juga:Kue Cubit Kang Asep LegendarisLahan Kosong Kembali Terbakar

Tampak sejumlah kios yang ada lantai dasar PGC hampir tutup separuhnya. Dari penuturan pedagang, kios yang tutup tersebut sudah terjadi sejak setahun lalu. Sebagai informasi, di lantai dasar ini didominasi para pedagang pakaian, dan juga bahan pokok.

Beberapa kios yang ditutup, tampak disegel dan diberi sebuah pemberitahuan bahwa kios tersebut disegel, dan beberapa lainnya disewakan dan bahkan dijual. Selain kondisi kios yang sebagian tutup, suasana pasar pun terbilang sepi.

Maya, salah satu pedagang yang sudah satu dekade berada di PGC mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung hampir dua hingga tiga bulan yang lalu. Bahkan, bukan hanya maya, para pedagang lain pun merasakan hal yang serupa.

Sepinya pengunjung amat terasa seiring maraknya e-commerce yang semakin mudah diakses. Maya yang sehari-harinya menyediakan pakaian muslim dan pakain batik, sangat merasakan dampak dari sepinya pembeli.

Keuntungan yang didapat pun bahkan hampir dikatakan turun 100%. Menurutnya, ada satu dua pengunjung yang melintas pun sudah sangat bersyukur, apalagi sampai membeli pakaian yang ada di kiosnya.

Ia juga memaklumi, mungkin saja memang peredaran uang sedang tidak bagus di masyarakat. Meski begitu, ia dan beberapa pedagang lain yang masih bertahan, sangat berharap ada sebuah upaya dari PD pasar agar mengembalikan suasana pasar yang ramai, dan masyarakat kembali membeli kebutuhan sandang di pasar

0 Komentar