Menelusuri Jejak Wisata Religi di Sumedang : Berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Hingga Wali Allah

Menelusuri Jejak Wisata Religi di Sumedang : Berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Hingga Wali Allah
Makam di Sumedang (Istimewa/ Sumedang Ekspres)
0 Komentar

RADARCIREBON.TVSumedang bukan hanya menawarkan tempat wisata untuk sarana healing atau menenangkan diri. Namun, di Sumedang juga terdapat wisata religi berupa makam wali Allah hingga para raja. Hal ini dapat menjadi referensi kegiatan lainnya yang dapat di lakukan, terutama saat sedang berada di Sumedang.

Berziarah ke makam merupakan suatu hal yang biasa di lakukan oleh umat muslim. Hal ini bisa di lakukan kapanpun, namun seringkali, berziarah terlihat ramai di lakukan saat menjelang puasa. Berziarah rupanya dapat mendatangkan suatu keutamaan yakni dapat mengingatkan seseorang kepada kematian.

Hal ini seperti yang di sampaikan pada buku Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas, seperti yang di kutip dari laman republika.co.id. Terdapat manfaat bahwa ziarah dapat mengingatkan kepada kematian, melembutkan hati, dan mengingatkan akan akhirat.

Baca Juga:Menelusuri Harga Emas Antam pada Tanggal 22 Desember 2023 : Harga Emas Alami Kenaikan, Segini Rincian HarganyaSelain Tahu, Ada Juga Oleh-oleh Lainnya dari Sumedang yang Tak Kalah Enak! Bisa Menjadi Bawaan untuk Kerabat dan Keluarga

Wisata Religi di Sumedang

Mengunjungi makam sebagai bentuk wisata religi, bukan hanya dapat mengingatkan seseorang dengan kematian saja. Namun juga dapat memberikan info sejarah di masa lampau. Jika tertarik ingin melakukan wisata religi di Sumedang, terdapat tempat makam wali Allah, pendiri kerajaan Sumedang Larang hingga pahlawan Nasional.

Syeh Nur Shidik, konon merupakan salah satu ulama yang di yakini sebagai penyebar agama Islam di Sumedang. Makamnya berada di Desa Mekarmulya, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Makamnya konon terkadang ramai di kunjungi oleh umat Islam dari berbagai daerah.

Kemudian, ada pula kompleks pemakaman para kasepuhan pendiri kerajaan Sumedang Larang. Antara lain makam Nangtung Eyang Jaga Baya, Eyang Mira Maya, Eyang Singa Kerta, makam Pasarean Pangeran Santri, Pangeran Kornel, makam Dayeuh Luhur Eyang Jaya Perkasa, dan Kanjeng Prabu Geusan Ulun.

Selain itu ada juga makam di Gunung Puyuh. Pada gebang pertama,bertuliskan makam Pangeran Soetria Koesoemah Adinata (Pangeran Sugih) dan Makam Keluarga. Lalu gerbang kedua hanya bertuliskan Makam Pengeran Soeria Koesoemah Adinata tanpa disertai tulisan makam keluarga.

Gerbang kedua merupakan pemakaman khusus bagi yang telah berjasa membangun Sumedang pada masa lampu. Dan gerbang ketiga, ada Cut Nyak Dien yang merupakan pahlawan Nasional asal Aceh.

0 Komentar