4. DFSK dan Neta: Kompetitor di segmen menengah
DFSK juga menjual 811 kendaraan, termasuk model Glory i-Auto dan Super Cab, yang merupakan SUV canggih dengan harga mulai Rp365 juta, dan kendaraan niaga ringan Super Cab dengan harga mulai Rp153 juta.
Pendatang baru di Indonesia, Neta, menjual 652 unit kendaraan listrik kompak murah dengan harga mulai dari Rp300 juta.
5. Tank, Baic, Haval, dan Ora: Pemain Niche
GWM juga mulai menjual model Tank sebanyak 603 unit, dan Baic menjual 199 unit dari SUV tangguh BJ40, yang dijual mulai Rp600 juta.
Baca Juga:Dari Hobi Jadi Cuan: Inilah 6 Cara untuk Menghasilkan Uang dengan CanvaTernyata Sangat Mirip! Inilah 5 Kuliner India yang Mengingatkan-mu Pada Masakana Indonesia
Dimungkinkan bahwa merek mobil China terus memperkuat dominasinya di pasar Indonesia dengan inovasi, harga yang kompetitif, dan fokus pada kendaraan listrik. Wuling, BYD, dan Chery memimpin dengan strategi produk yang kuat, sementara merek lain terus mencari peluang untuk meningkatkan penetrasi pasar.
Dengan tren elektrifikasi yang semakin berkembang, merek-merek ini mungkin akan mendominasi pasar otomotif Indonesia di masa depan.