Industri Film Tarik Minat Remaja Kuningan – Video

Industri Film Tarik Minat Remaja Kuningan
0 Komentar

Teknologi saat ini memungkinkan setiap orang membuat karya dan mempublikasikannya di media sosial. Bahkan, jika beruntung, seseorang bisa menjadi bagian dari industri film Tanah Air. Peluang profesi di perfilman membuat puluhan remaja Kuningan sangat tertarik untuk mendalami industri ini, yang dimulai dengan mempelajari dasar-dasar pengetahuan, di antaranya seputar seni peran dan pembuatan film untuk pemula.

Teknologi saat ini memungkinkan setiap orang membuat karya dan mempublikasikannya di media sosial. Bahkan, jika beruntung, seseorang bisa menjadi bagian dari industri film Tanah Air. Peluang berkarier di industri perfilman membuat puluhan remaja Kuningan di SMAN 1 Pasawahan sangat tertarik untuk mendalami industri ini.

Pihak sekolah juga memfasilitasi kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa dengan menggelar workshop dasar-dasar pembuatan film dan akting melalui bimbingan langsung para profesional Tanah Air di bidangnya.

Baca Juga:KNPI Desak Dispora Transparan Soal Pengelolaan Stadion Bima oleh Pihak KetigaKetidak Merataan Dan Kurangnya Dukungan Sekolah – Video

Guru pendamping SMAN 1 Pasawahan, Noor Muhammad, menerangkan bahwa untuk memfasilitasi siswa, pihak sekolah dibantu oleh Moreplay Digital Media. Hingga tiga profesional di perfilman hadir sebagai narasumber untuk menggelar tujuh kali pelatihan selama bulan Februari 2025.

Narasumber yang dihadirkan adalah aktor film asal Kuningan, Ence Bagus; sineas dan sutradara, AR Affandi; serta pendalaman seni peran atau akting yang dibimbing oleh aktor sekaligus seniman teater nasional, Bobby Kardi.

Kegiatan yang diikuti oleh 75 siswa ini diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan produktivitas karya film di Kuningan dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini diungkapkan oleh narasumber, AR Affandi, yang mendorong siswa supaya mempelajari sejumlah profesi dalam dunia film.

Karena prinsipnya, sinematografi adalah produk kolaborasi dari banyak profesi. Selain akting, film membutuhkan pembuat naskah cerita, editor audio-visual, musik, dan masih banyak lagi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ence Bagus. Aktor ini mendorong siswa untuk tekun mempelajari dasar-dasar perfilman. Karena sesuai dengan pengalamannya, profesi di industri film tak hanya bisa dilakukan di kota besar saja. Di daerah, termasuk Kuningan, karya film bisa dibuat dan dipublikasikan.

Sementara itu, aktor teater Bobby Kardi memotivasi siswa untuk disiplin berlatih serta membentuk komunitas dalam menekuni akting dan film. Saat ini, akting diarahkan ke dalam akting realis, yaitu teknik akting yang menggambarkan kehidupan nyata.

0 Komentar