RADARCIREBON.TV- Menjelang laga sarat gengsi menghadapi Madura United, Persebaya Surabaya justru harus menghadapi tantangan berat yang bisa memengaruhi performa tim secara signifikan.
Bukan soal taktik atau strategi semata, melainkan badai cedera yang menghantui skuad Bajul Ijo di momen krusial fase akhir BRI Super League 2025/2026.
Situasi ini menjadi perhatian serius tim pelatih, mengingat pertandingan melawan Madura United bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan duel penuh tensi yang kerap menentukan arah perjalanan musim. Dalam kondisi ideal, Persebaya tentu ingin tampil dengan kekuatan terbaik. Namun realita di lapangan menunjukkan sebaliknya.
Baca Juga:Jelang Laga Penentuan Gelar! Persib Diterpa Masalah Serius, Pilar Utama di Lini Belakang Dipastikan MenepiDrama GBLA! Johnny Jansen Geram, Bali United Merasa Layak Sapu Bersih Poin dari Persib
Dalam beberapa pekan terakhir, kondisi fisik pemain Persebaya mengalami penurunan akibat padatnya jadwal pertandingan. Bahkan, laporan terbaru menyebutkan bahwa tim pelatih harus bekerja ekstra keras untuk memetakan kondisi kebugaran pemain sebelum menentukan siapa saja yang siap tampil. Tidak hanya cedera, beberapa pemain juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti infeksi virus hingga kelelahan fisik.
Persebaya Dihantam Badai Cedera Jelang Derbi Panas Kontra Madura United
Pelatih Persebaya kini dihadapkan pada dilema klasik, memaksakan pemain yang belum sepenuhnya pulih atau memberikan kesempatan kepada pemain pelapis yang mungkin belum memiliki pengalaman cukup di laga besar. Fokus utama tim saat ini bahkan bukan lagi sekadar taktik, melainkan memastikan siapa saja yang benar-benar fit untuk diturunkan di pertandingan penting tersebut.
Kondisi ini semakin diperparah dengan jadwal padat sepanjang bulan April, yang membuat risiko cedera meningkat drastis. Intensitas pertandingan yang tinggi tanpa waktu pemulihan yang cukup menjadi faktor utama yang menyebabkan banyak pemain mengalami masalah fisik. Pelatih Persebaya pun secara terbuka mengakui bahwa menjaga kondisi pemain kini menjadi prioritas utama dibandingkan aspek lainnya.
Jika melihat tren sebelumnya, badai cedera memang bukan hal baru bagi Persebaya, terutama saat menghadapi laga-laga penting. Dalam pertemuan sebelumnya melawan Madura United, Persebaya bahkan harus kehilangan dua pemain sekaligus akibat cedera dalam satu pertandingan. Insiden tersebut menunjukkan betapa keras dan intensnya duel antara kedua tim, yang sering kali berujung pada risiko cedera bagi para pemain.
