Profil Rifaldy Fajar Alumnus UNY dengan Segudang Prestasi Kini Terseret Kasus Dugaan Riset Palsu di Kopenhagen

Rifaldy Fajar
Rifaldy Fajar, alumnus UNY berprestasi yang kini terseret kasus dugaan riset palsu di konferensi ISSPD 2026 Kopenhagen - @ukmfmatriks
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Dunia akademik Indonesia kembali digemparkan dengan kasus dugaan pemalsuan riset yang melibatkan tiga Warga Negara Indonesia di ajang konferensi ilmiah internasional. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan publik adalah Rifaldy Fajar, seorang alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dikenal memiliki rekam jejak prestasi gemilang selama masa studinya.

Pria kelahiran Bulukumba, 20 April 1996 ini, harus menerima kenyataan pahit. Namanya yang dulu harum karena berbagai capaian akademik, kini justru melejit dengan cara yang kontroversial setelah diduga terlibat dalam pemalsuan riset di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) 2026 yang digelar di Kopenhagen, Denmark, pada 17-21 Mei 2026.

Perjalanan Akademik yang Cemerlang di UNY

Rifaldy Fajar merupakan alumnus Program Studi Matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2014. Semasa kuliah, ia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi. Bahkan, pada tahun 2017, ia berhasil dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama UNY untuk jenjang sarjana. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ia mampu bersaing di antara ribuan mahasiswa lainnya di kampus tersebut.

Baca Juga:Pendaftaran Sekolah Maung di Cirebon Membludak, Banyak Orang Tua Ubah Strategi di Menit Terakhir7 Cafe Hidden Gem di Cirebon yang Lagi Hits: Suasana Estetik, Adem, dan Cocok Buat WFC

Ketertarikannya pada dunia riset dan pengembangan teknologi berbasis data sudah terlihat sejak ia masih menempuh pendidikan. Ia aktif mengikuti berbagai kompetisi, organisasi, hingga ajang ilmiah tingkat nasional maupun internasional. Bidang matematika terapan dan riset ilmiah menjadi fokus utamanya selama menimba ilmu di bangku kuliah.

Prestasi Gemilang di Kancah Nasional dan Internasional

Sebelum namanya terseret dalam kasus dugaan pemalsuan riset, Rifaldy Fajar dikenal sebagai sosok yang berbakat dan berprestasi. Ia pernah terpilih menjadi salah satu penyaji dalam Call For Essays Tingkat Pulau Jawa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Dalam ajang tersebut, ia sukses masuk ke dalam 20 besar peserta terpilih sekaligus menjadi peserta termuda yang berhasil lolos seleksi.

Materi yang ia presentasikan saat itu berjudul “Saintifikasi dan Konstruksi Industri Jamu dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015”. Pengalaman berharga itu ia dapatkan saat masih berstatus mahasiswa muda yang haus akan ilmu pengetahuan.

Tak hanya itu, Rifaldy bersama rekannya Rini Winarti berhasil meraih medali emas dalam ajang The 3rd International Youth Invention Contest 2015 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Prestasi membanggakan lainnya datang pada tahun 2016, di mana ia berhasil menyabet dua medali emas sekaligus dalam The Egyptian International Invention and Innovation Exhibition (EGYPTINVENT) di Kairo, Mesir.

0 Komentar