TPA Kubangdeleg Tampung Lebih Dari 100 Ton Sampah Setiap Hari – Video

TPA Kubangdeleg Tampung Lebih Dari 100 Ton Sampah Setiap Hari
0 Komentar

Tempat Pembuangan Akhir Kubangdeleg Kabupaten Cirebon menampung lebih dari 100 ton sampah setiap hari. Pengelolaan yang masih menggunakan sistem open dumping membuat daya tampung TPA diperkirakan hanya bertahan tiga tahun ke depan.

Tempat Pembuangan Akhir Kubangdeleg Kabupaten Cirebon menampung lebih dari 100 ton sampah setiap hari. Pengelolaan yang masih menggunakan sistem open dumping membuat daya tampung TPA diperkirakan hanya bertahan tiga tahun ke depan.

TPA Kubangdeleg yang saat ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka, tidak sesuai dengan rencana awal pengelolaan sampah dengan metode sanitary landfil. Akibat sistem pembuangan terbuka, sampah hanya ditumpuk tanpa melalui pengolahan dengan metode sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan. Volume sampah terus meningkat dan mempercepat berkurangnya kapasitas lahan penampungan, pengelola memperkirakan TPA Kubangdeleg hanya mampu bertahan sekitar tiga atau lima tahun ke depan apabila tidak ada perubahan sistem pengelolaan.

Baca Juga:Tak Dikelola Dengan Baik, Sampah TPS Desa Tegalkarang Tutup JUT – VideoTPS Pasar Minggu Palimanan Luber, Pedagang Pilih Tutup Lapak – Video

TPA Kubangdeleg sendiri melayani pengangkutan sampah dari 20 kecamatan di Kabupaten Cirebon, dengan total 191 desa yang terlayani namun baru 151 desa yang menjalin kerja sama resmi dalam pengelolaan sampah. Selain masalah daya tampung, keterbatasan armada pengangkut sampah juga menjadi kendala serius, karena saat ini hanya tersedia 20 unit armada sementara kebutuhan ideal mencapai 30 unit.

Dari jumlah kebutuhan ideal 30 unit operasional dinilai lebih bisa dioptimalkan, diantaranya 22 unit diperlukan untuk pelayanan desa, perusahaan, dan rumah sakit. Sedangkan delapan unit lainnya diproyeksikan untuk penanganan TPS liar yang tersebar di berbagai titik. Minimnya armada membuat pengangkutan sampah belum maksimal, dan kondisi ini menyebabkan sejumlah TPS liar masih bermunculan, dan keluhan masyarakat terkait penumpukan sampah terus terjadi.

Pemerintah daerah didorong segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penambahan armada, peningkatan pelayanan persampahan, hingga penerapan sistem pengelolaan modern agar tidak terjadi krisis sampah di masa mendatang.

0 Komentar