RADARCIREBON.TV – Kejutan demi kejutan mewarnai fase perempat final Liga Champions musim ini. Dua raksasa Eropa, Liverpool dan FC Barcelona, harus angkat koper lebih cepat. Sementara itu, Paris Saint-Germain tampil superior, dan Atlético Madrid memastikan langkah ke semifinal meski harus menelan kekalahan di leg kedua.
PSG Tampil Superior, Liverpool Tanpa Gol
Langkah Liverpool terhenti dengan cara yang cukup menyakitkan. Menghadapi PSG yang dilatih Luis Enrique, The Reds gagal mencetak satu gol pun dalam dua leg pertandingan.
Pada leg kedua di Anfield, harapan publik Merseyside sempat membuncah. Namun, solidnya lini belakang PSG dan efektivitas serangan balik membuat Liverpool kembali tumbang.
Baca Juga:Misi Mustahil Liverpool? Mampukah Bangkit dari Dominasi PSG?Klasemen La Liga 2026 Terbaru: Barcelona Unggul 9 Poin dari Real Madrid, Siap Kunci Gelar
Dua gol telat dari Ousmane Dembélé pada menit ke-72 dan masa injury time (90+1) memastikan kemenangan 2-0 untuk PSG di kandang Liverpool. Hasil tersebut melengkapi dominasi Les Parisiens yang sebelumnya juga menang di kandang sendiri.
Liverpool sebenarnya menurunkan komposisi pemain menyerang seperti Alexander Isak, Hugo Ekitike, Dominik Szoboszlai, Ryan Gravenberch, Florian Wirtz, dan Alexis Mac Allister. Namun, agresivitas dan organisasi permainan PSG membuat mereka tak berkutik.
PSG pun melangkah ke semifinal dengan penuh kepercayaan diri, menunjukkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Barcelona Menang, Tapi Tersingkir
Drama juga terjadi di laga antara Barcelona dan Atlético Madrid. Bermain di kandang sendiri, Barcelona sempat membuka asa lewat dua gol cepat.
Wonderkid Lamine Yamal mencetak gol pada menit ke-4, disusul Ferran Torres pada menit ke-24. Skor 2-0 sempat membuat agregat menjadi imbang dan membuka peluang comeback.
Namun, harapan itu hanya bertahan sesaat. Winger tajam Atlético, Ademola Lookman, mencetak gol krusial pada menit ke-31. Gol tersebut menjadi penentu karena Barcelona kalah agregat 3-2 setelah sebelumnya tumbang 2-0 di leg pertama.
Meski kalah 2-1 di leg kedua, Atlético Madrid tetap melaju ke semifinal. Efektivitas dan disiplin permainan pasukan Diego Simeone kembali menjadi kunci keberhasilan mereka.
