Kenaikan harga plastik dalam beberapa hari terakhir mulai dirasakan pedagang di Kabupaten Cirebon. Kondisi ini dipicu oleh gejolak geopolitik yang mempengaruhi pasokan minyak dunia.
Kenaikan harga plastik terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Cirebon. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian menjelaskan, plastik masih bergantung pada bahan baku impor yang berasal dari minyak.
Terganggunya distribusi minyak dunia, seperti di Selat Hormuz, berdampak langsung pada kenaikan harga plastik. Kondisi ini menyebabkan biaya produksi pedagang meningkat, terutama yang menggunakan kemasan plastik, dan berpotensi mempengaruhi harga jual ke konsumen.
Baca Juga:DPRD Kota Cirebon Terima Aspirasi P3K Paruh Waktu – VideoRSUD Waled Perkuat Tata Kelola BPJS Kesehatan – Video
Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dan pelaku industri agar harga plastik dapat kembali stabil.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan bahan alternatif pengganti plastik yang lebih ramah lingkungan, sebagai langkah antisipasi.
Pemerintah berharap kenaikan ini bersifat sementara, agar pedagang tidak terlalu terbebani dan stabilitas harga tetap terjaga.