Pemerintah Kabupaten Cirebon tahun ini memprioritaskan perbaikan jalan pada jalur utama yang mengalami kerusakan parah. Sementara itu, jalur Gebang Ilir menuju Waled belum tersentuh perbaikan dan diusulkan masuk dalam perubahan anggaran.
Pemerintah Kabupaten Cirebon tahun ini memprioritaskan perbaikan jalan pada jalur utama yang mengalami kerusakan parah. Sementara itu, jalur Gebang Ilir menuju Waled belum tersentuh perbaikan dan diusulkan masuk dalam perubahan anggaran.
Dalam keterangannya, pihak Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Diah Irwani Indriati, menyebutkan bahwa fokus anggaran saat ini diarahkan pada penanganan jalan dengan kondisi rusak berat, guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Baca Juga:Koruptor Dana PKH Diringkus Polisi Saat Tidur – VideoPenantian 12 Tahun Calon Jamaah Haji Berangkat Ke Tanah Suci – Video
Akibatnya, sejumlah ruas jalan lain, termasuk jalur Gebang Ilir–Waled, belum dapat ditangani pada tahap awal tahun ini.
Namun demikian, melalui hasil rapat koordinasi, Komisi III berkomitmen untuk menindaklanjuti persoalan tersebut dengan mengangkatnya dalam rapat kerja lintas mitra bersama Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar pengusulan program perbaikan dalam perubahan anggaran tahun 2026.
Selain perbaikan jalan berupa betonisasi, Komisi III juga mengusulkan adanya pelebaran jalan di sejumlah titik yang dinilai rawan penyempitan.
Di antaranya, kawasan depan Pasar Pabuaran Kidul serta akses jembatan menuju Rumah Sakit Waled yang kerap menjadi titik kemacetan.
Usulan tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam rapat internal Komisi III, sebelum disampaikan secara resmi kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti.
Dengan adanya dorongan ini, diharapkan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Cirebon dapat dilakukan secara bertahap dan merata, guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.