RADARCIREBON.TV – Al Hilal kembali menunjukkan wajah yang berbeda di musim 2025/2026. Bukan lagi soal kemenangan besar yang meledak-ledak seperti beberapa musim sebelumnya, tapi lebih ke arah hasil tipis yang terus mereka amankan satu per satu. Dalam laga terakhir kontra Al Fayha, Al Hilal hanya menang 1-0, tapi tiga poin itu cukup menjaga mereka tetap di jalur persaingan papan atas.
Yang menarik, pola ini bukan kejadian sekali dua kali. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Al Hilal beberapa kali menang dengan skor minim seperti 1-0 dan 2-1, termasuk saat menundukkan Al Khaleej 2-1 dan Al Fateh 1-0. Bahkan saat menghadapi tim kuat seperti Al Ittihad, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1.
Laga Ketat yang Jadi Rutinitas Baru Al Hilal
Dalam catatan resmi Saudi Pro League musim ini, Al Hilal memang masih sangat dominan secara permainan. Saat melawan Al Fayha, mereka mencatat penguasaan bola lebih dari 60 persen dan tetap mengontrol tempo sejak menit awal hingga akhir.
Baca Juga:Klasemen Akhir Saudi Pro League 2025/2026: Al Nassr Juara, Ronaldo Akhiri Puasa GelarArsenal Sudah Bangkit, Liverpool Sudah Selesai Menunggu, Kapan Manchester United Juara Lagi?
Namun dominasi itu tidak selalu berubah menjadi kemenangan besar. Contoh paling jelas terlihat saat melawan Al Taawoun yang berakhir 2-2, serta saat ditahan imbang Al Ittihad 1-1. Di laga lain, Al Hilal memang mampu menang telak seperti 6-0 atas Al Kholood, tapi hasil seperti itu justru mulai jadi pengecualian, bukan kebiasaan.
Situasi ini membuat setiap pertandingan Al Hilal terasa seperti pertarungan mental. Mereka tidak lagi bisa santai meski unggul, karena lawan selalu punya peluang untuk balik menekan di menit akhir.
Statistik Al Hilal: Masih Dominan, Tapi Efisiensi Jadi Sorotan
Secara statistik, Al Hilal tetap berada di level elite. Dalam banyak laga, mereka mencatat penguasaan bola di kisaran 55–65 persen. Jumlah tembakan juga konsisten lebih tinggi dibanding lawan.
Contohnya saat menghadapi Al Taawoun, Al Hilal mencatat lebih dari 20 percobaan tembakan, tapi hanya bisa menang tipis 1-1. Hal serupa juga terlihat saat melawan Al Fayha, di mana peluang demi peluang tercipta, namun hanya satu yang benar-benar menjadi gol.
