Seribu sembilan ratus empat puluh dua Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Kabupaten Cirebon. Dalam pelantikan ini, ASN baru diminta menjadi pelayan masyarakat yang profesional, humanis, dan menjunjung tinggi integritas.
Seribu sembilan ratus empat puluh dua Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Kabupaten Cirebon. Dalam pelantikan ini, ASN baru diminta menjadi pelayan masyarakat yang profesional, humanis, dan menjunjung tinggi integritas.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama ini merupakan formasi tahun dua ribu dua puluh empat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat. Dengan total peserta yang dilantik sebanyak seribu sembilan ratus dua puluh lima orang berasal dari lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat, serta tujuh belas orang merupakan formasi Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Baca Juga:Bapemperda Bahas Raperda Pelestarian Cagar Budaya – VideoEksekusi Aset Di Area Kediaman Fifi Sofiah Oleh PN Sumber Batal – Video
Pelantikan digelar serentak secara nasional dan terhubung dengan Menteri Agama Republik Indonesia serta Kepala Badan Kepegawaian Negara atau BKN. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal pengabdian panjang sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara.
Sementara, Dudu mengingatkan, ASN Kementerian Agama memiliki tugas strategis, tidak hanya menjalankan fungsi birokrasi, namun juga menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat. ASN baru juga diminta memegang teguh nilai ASN berakhlak, menjaga loyalitas, integritas, serta menjaga rahasia negara sebagaimana tertuang dalam sumpah jabatan.
Pemerintah berharap, kehadiran ribuan ASN baru di lingkungan Kementerian Agama Jawa Barat ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat nilai moderasi beragama dan transformasi digital di tengah masyarakat.