RADARCIREBON.TV – Penggila transfer Ajax Amsterdam pusing tujuh keliling! Klub raksasa Belanda itu dikabarkan tidak hanya menginginkan pelatih Girona, Míchel, dan pemain veteran Daley Blind. Kini, mereka juga membidik sang pemain terbaik alias MVP Girona yang tak lain adalah bintang lapangan tengah asal Ukraina, Viktor Tsygankov. Ambisi ini bukan sekadar gila-gilaan biasa, melainkan potret nyata bahwa De Godenzonen serius melakukan perombakan besar-besaran usai musim yang mengecewakan.
Di tengah kepastian Girona yang terdegradasi ke LaLiga2, raksasa asal Amsterdam mulai tancap gas bergerak cepat. Mereka tak hanya mengandalkan rumor biasa, namun juga mulai serius mengkombinasikan tiga elemen penting dari klub Catalunya: pelatih, bek, dan sayap berbahaya. Jika berhasil, “pembajakan” jumbo ini bisa mengubah peta kekuatan Eredivisie musim depan!
Drama Degradasi Girona Jadi Peluang Emas
Akar dari gila-gilaan Ajax ini bermula dari kegagalan Girona di La Liga. Klub asal Catalunya itu baru saja memastikan diri terdegradasi ke kasta kedua Spanyol. Situasi ini otomatis menciptakan pasar loak di Girona, terutama bagi pemain-pemain bintang yang enggan bermain di divisi bawah.
Baca Juga:Atletico Madrid vs Girona Dini Hari Nanti: Los Colchoneros Incar Penutup Musim yang ManisHampir Tak Bisa Kendalikan Emosi, Pelatih Girona Beri Kode Keras ke Ajax Saat Masa Depan Jadi Sorotan
Yang paling diuntungkan adalah Ajax. Mereka melihat celah ini sebagai kesempatan untuk membangun fondasi tim baru dengan “paket kombo” dari satu klub yang sedang hancur.
Viktor Tsygankov, Si MVP yang Diincar
Viktor Tsygankov adalah pemain sayap kanan berusia 28 tahun yang musim ini tercatat sebagai MVP (Most Valuable Player) alias pemain paling berharga di Girona versi statistik dan penampilan lapangan. Dengan torehan 7 gol dan 5 assist dari 34 pertandingan resmi, pemain asal Ukraina itu menjadi motor utama serangan Girona meskipun timnya harus angkat kaki dari kasta tertinggi.
Menurut jurnalis lokal yang meliput Girona, Ivan Quirós, nama Tsygankov sudah masuk dalam “daftar belanja” Ajax. Kontrak pemain berdarah Soviet itu hanya menyisakan satu tahun lagi, dan ia dipastikan tidak akan menghabiskan masa baktinya di LaLiga2. Nilai pasarnya saat ini mencapai 15 juta euro. Angka ini bukanlah halangan bagi klub kaya raya seperti Ajax.
