Kisah Pilu PMI Majalengka Bekerja Di Timur Tengah – Video

Kisah Pilu PMI Majalengka Bekerja Di Timur Tengah
0 Komentar

Pekerja migran asal Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, mengaku tidak menerima gaji selama hampir lima tahun saat bekerja di Uni Emirat Arab. Setelah sempat hilang kontak selama beberapa tahun, ia menghubungi keluarganya dan meminta bantuan untuk bisa pulang ke Indonesia.

Pekerja Migran Indonesia, PMI asal Desa Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka, Marwati yang berusia 49 tahun hingga kini belum bisa kembali ke Indonesia. Ia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Uni Emirat Arab diduga mengalami penyiksaan dan tidak menerima gaji selama hampir lima tahun.

Kasus ini terungkap setelah Marwati menghubungi keluarganya pada Mei 2026. Dalam percakapan tersebut, ia mengaku ingin pulang namun selalu dilarang oleh majikannya dan sering mendapat perlakuan kasar.

Baca Juga:Nelayan Dorong Aktivasi Koperasi Yang Mati Suri Untuk Lelang Ikan – VideoKomisi I DPRD Dukung Penguatan Infrastruktur Digital DKIS – Video

Menurut suaminya, Ato, istrinya ini berangkat ke Timur Tengah pada 2016 melalui jalur nonprosedural. Komunikasi yang awalnya lancar terputus sejak 2021 hingga keluarga kehilangan kabar selama bertahun-tahun.

Sementara menjelang Idul Adha lalu, Marwati kembali menghubungi keluarga dan mengaku alat komunikasinya disita serta gajinya tidak dibayarkan sejak 2021. Keluarga kini meminta bantuan pemerintah untuk memulangkan Marwati sekaligus menyoroti risiko yang dihadapi pekerja migran yang berangkat melalui jalur nonprosedural.

0 Komentar