Kepala SMAN 2 Kota Cirebon memastikan tidak ada titip-menitip calon siswa dalam proses SPMB di Sekolah Maung. Panitia maupun orang tua yang memiliki jabatan dan umum tidak bisa mengakali sistem SPMB yang diawasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB di Sekolah Manusia Unggul atau Maung di SMAN 2 Cirebon sudah masuk tahap verifikasi, perengkingan, dan menunggu hasil yang akan ditetapkan sekitar tanggal 8 Juni 2026. Sebelumnya ratusan calon sudah melakukan proses pendaftaran secara online, melalui jalur nilai raport, akademik, maupun jalur non-akademik.
Tak heran, sekolah ini menjadi rebutan para pendaftar yang ingin masuk, baik kalangan pejabat dan masyarakat umum yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah yang terbaik. Namun dalam proses SPMB, kepala sekolah menegaskan tidak ada titip-menitip.
Baca Juga:Layang Layang Masih Digemari & Jadi Primadona Anak Anak – VideoNU Cirebon Belanja Masalah Dalam Halaqah Pra-Mubes – Video
Jika ada dari internal maupun orang tua yang intervensi maka tidak bisa mengakali sistem aplikasi SPMB, karena proses seleksi diawasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Untuk di Sekolah Maung, SMAN 2 Cirebon, jumlah siswa yang nanti akan diterima kuotanya 384 siswa untuk mengisi 12 rombel, dengan harapan para siswa nantinya bisa menjadi generasi unggul yang tidak sombong.