Aliansi Masyarakat Karangsembung Peduli menggelar audiensi dengan jajaran DPRD Kabupaten Cirebon dan instansi terkait di Aula Kantor Kecamatan Karangsembung, Selasa pagi. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat tidak hanya menerima janji, tetapi juga mendapatkan nota kesepakatan tertulis terkait penanganan jalan rusak dan persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga.
Aliansi Masyarakat Karangsembung Peduli menggelar audiensi dengan jajaran DPRD Kabupaten Cirebon dan instansi terkait di Aula Kantor Kecamatan Karangsembung, Selasa pagi. Hadir dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kecamatan Karangsembung, dinas terkait, serta perwakilan masyarakat.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan, terutama kerusakan jalan di ruas depan Pasar Karangsembung hingga rel kereta api Karangtengah yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga:Disdukcapil Gencarkan Sosialisasi IKD – VideoSMK Presiden Optimistis Pertahankan Jumlah Siswa Baru – Video
Tokoh masyarakat Karangsembung, Muhammad Afandi, menegaskan bahwa warga menginginkan langkah nyata dari pemerintah. Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang parah telah menyebabkan sejumlah kecelakaan, bahkan dua kali insiden truk terguling di lokasi tersebut.
Selain kerusakan jalan, warga juga mendesak pemerintah segera melakukan pembenahan dan pengangkutan sampah yang menumpuk di sekitar area jembatan karena mengganggu lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati mengakui kekhawatiran masyarakat sangat beralasan mengingat tingginya risiko kecelakaan di lokasi jalan rusak tersebut.
Sedangkan untuk ruas Sindanglaut–Pabuaran sepanjang sekitar empat kilometer, pemerintah baru dapat melakukan pemeliharaan sementara pada tahun ini. Adapun peningkatan struktur jalan secara menyeluruh dijadwalkan pada tahun 2027 karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Masyarakat berharap nota kesepakatan yang telah ditandatangani bersama dapat menjadi dasar percepatan perbaikan jalan dan penanganan sampah, sehingga keluhan yang selama ini disampaikan warga segera mendapatkan solusi nyata.