Perbaikan jalan yang telah selesai sejak sebelum bulan Ramadan tahun 2025 memang memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Namun di balik kondisi jalan yang kini mulus, warga mengeluhkan banyaknya pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi serta masih kurangnya penerangan jalan pada malam hari.
Ainun, seorang pedagang yang berjualan di tepi Jalan Cideng Raya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, menilai kondisi jalan saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum diperbaiki. Menurutnya, saat kondisi jalan masih rusak, kecelakaan sering terjadi karena permukaan jalan yang tidak rata.
Setelah proyek perbaikan selesai, akses jalan menjadi lebih nyaman dan aman untuk dilalui. Namun muncul persoalan baru yaitu banyak pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi kawasan tersebut.
Baca Juga:Server SPMB Kerap Gangguan Dan Sempat Alami Perubahan – VideoWanita 50 Tahun Ditemukan Tewas Di Dalam Rumah – Video
Ainun berharap pemerintah dapat memasang polisi tidur atau sarana pengendali kecepatan lainnya. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat membuat pengendara lebih berhati-hati dan mengurangi risiko kecelakaan.
Ia juga menceritakan pengalamannya yang hampir terlibat insiden dengan sebuah truk besar yang melintas tanpa mengurangi kecepatan. Kondisi ini menjadi kekhawatiran bagi warga dan pedagang yang beraktivitas di sekitar jalan.
Selain masalah kecepatan kendaraan, warga juga menyoroti minimnya Penerangan Jalan Umum atau PJU di kawasan tersebut. Saat malam hari, kondisi jalan dinilai masih terlalu gelap dan memerlukan penambahan titik lampu untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan.
Warga berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya berhenti pada perbaikan jalan, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan penerangan yang memadai agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.