Jelang Brasil vs Maroko, Carlo Ancelotti Masih Dibayangi 4 Masalah Besar di Piala Dunia 2026

foto
Carlo Ancelotti. Foto: LaLiga
0 Komentar

Banyak yang menilai kehadirannya di ruang ganti lebih karena faktor senioritas dan kepemimpinan, bukan karena performa teknis.

Di sisi lain, nama Roger Ibanez yang sempat digadang-gadang jadi opsi kokoh di kanan justru digeser Ancelotti untuk mengisi posisi bek tengah.

3. Siapa Striker Utama? Cunha, Thiago, atau Endrick?

Urusan ujung tombak juga tidak kalah pusing. Pada laga pemanasan kemarin, Ancelotti sempat menjajal Igor Thiago di babak pertama dan menurunkan wonderkid Endrick di babak kedua.

Baca Juga:Bikin Salah Fokus! Kenapa Hampir Semua Pemain di Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink? Ini Alasannya!Jangan Lewatkan! Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Akan Tayang Live, Ini Jadwal Lengkapnya

Namun, prediksi kuat menyebutkan bahwa Matheus Cunha yang bakal dipasang sebagai starter saat melawan Maroko. Bomber Manchester United ini adalah salah satu pemain kesayangan Ancelotti yang punya peran unik.

Cunha tidak bermain sebagai striker murni yang diam di kotak penalti, melainkan sering turun ke bawah menjadi false nine untuk menjemput bola.

Nantinya, Cunha diprediksi akan bertukar posisi secara cair dengan Raphinha, sementara Vinicius Junior akan mengobrak-abrik pertahanan Maroko dari sisi kiri.

Meski begitu, posisi Cunha tidak benar-benar aman jika ia mandul di beberapa laga awal, mengingat Igor Thiago dan Endrick punya insting gol yang sangat mematikan.

4. Taktik “Garis Tinggi” yang Berisiko

Satu hal yang pasti, Brasil era Ancelotti sangat suka menerapkan pressing ketat di lini depan lawan (counter-pressing). Taktik ini terbukti ampuh menghasilkan banyak gol, seperti saat Bruno Guimaraes berhasil merebut bola di area berbahaya pada laga uji coba lalu.

Namun, strategi ini bak pisau bermata dua. Ketika seluruh pemain naik untuk menekan, area pertahanan Brasil otomatis menjadi sangat lowong.

Saat melawan Mesir, taktik ini sempat kedodoran. Bek senior sekelas Marquinhos bahkan sampai harus menerima kartu kuning karena kewalahan menghadapi serangan balik cepat dan situasi satu lawan satu.

Baca Juga:Harga BBM Terus Naik, Lebih Untung Beli Mobil Hybrid atau Mobil Listrik?Telegram Resmi Hadir Lagi di Apple Watch, Kini Bisa Chat dan Balas Pesan Tanpa iPhone

Jika kelengahan ini tidak segera dibenahi, lini depan Maroko yang terkenal cerdik jelas bisa menjadi mimpi buruk bagi Brasil.

0 Komentar