Komentar media sosial yang dituliskan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati, pada sebuah unggahan menuai sorotan publik. Komentar yang menggunakan akun pribadi tersebut dinilai warganet menyinggung fisik seorang peserta aksi penolakan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Komentar yang diunggah melalui akun media sosial milik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati, menjadi perbincangan luas di kalangan warganet.
Komentar akun pribadi Nana Kencanawati yang dituliskan pada unggahan berita di Instagram Radar Cirebon menampilkan seorang ibu rumah tangga bernama Denok saat menyampaikan orasi dalam aksi penolakan program Makan Bergizi Gratis bersama ratusan mahasiswa di depan kantor DPRD Kota Cirebon.
Baca Juga:PLTU Cirebon Unit Satu Tetap Dukung Ketahanan Energi – VideoHarga Gabah Padi Menguat Saat Masa Panen – Video
Warganet menilai komentar politisi Gerindra tersebut tidak tepat karena dianggap menyinggung kondisi fisik seseorang. Kritik pun berdatangan terutama karena komentar disampaikan oleh seorang pejabat di ruang publik.
Menanggapi polemik yang terjadi, Nana Kencanawati menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya. Nana mengaku komentar yang menuai polemik di ruang publik tersebut ditulis secara spontan dan tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.
Nana juga menegaskan bahwa komentar itu merupakan pendapat pribadi dan tidak mewakili partai maupun lembaga DPRD Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, pascamenyampaikan permohonan maaf, akun media sosial milik Nana Kencanawati terlihat mengubah pengaturan privasi dan membatasi akses publik terhadap sejumlah unggahan. Meski demikian, tangkapan layar komentar telanjur beredar luas dan masih menjadi perbincangan warganet hingga saat ini.
Nana Kencanawati juga berencana bertemu langsung dengan Bu Denok untuk menyampaikan permohonan maaf dan iktikad baik atas pernyataan di media sosial yang menimbulkan banyak persepsi.