Viral di Media Sosial, Diet Turun 4 Kg dalam 2 Hari Ternyata Berbahaya, Dokter Beri Peringatan Keras

foto
efek minum enema/ foto: gemini
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Tren kecantikan di media sosial kembali memakan korban. Baru-baru ini, media sosial di China dihebohkan oleh tren penurunan berat badan yang tidak masuk akal sekaligus berbahaya: mencampur teh tanpa gula dengan enema gliserin—cairan pencahar yang seharusnya hanya digunakan untuk obat luar (lewat anus), bukan untuk diminum.

Klaim ‘Ajaib’ yang Berujung Petaka

Fenomena ini viral di platform video singkat setelah sejumlah influencer mengeklaim ramuan aneh tersebut bisa memangkas berat badan hingga 4 kilogram hanya dalam dua hari.

Dalam konten yang beredar, para pembuat konten santai saja memasukkan cairan enema ke botol teh, mengocoknya, lalu meminumnya di depan kamera. Mereka bersikeras angka di timbangan bisa melonjak turun karena efek sering buang air besar.

Baca Juga:Marselino Ferdinan Jalan Pakai Tongkat Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, John Herdman Akhirnya Buka SuaraJadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya vs Persija dan PSMS vs Port FC, Duel Panas Penentu Grup B

Namun, alih-alih dapat tubuh ideal, banyak netizen yang menyoba cara instan ini justru berakhir tragis.

Salah satu korbannya adalah seorang wanita bernama Ma. Kepada media lokal, Ma menceritakan penderitaannya setelah nekat mencoba ramuan tersebut. Meski rasanya agak manis saat ditelan, hanya dalam waktu setengah jam perutnya langsung terasa melilit hebat.

“Saya ke toilet setiap jam sekali. Saya tidak bisa tidur sepanjang malam,” ujar Ma. Upayanya meredakan sakit perut dengan minum air hangat pun tidak mempan sama sekali.

Rumah Sakit Kebanjiran Pasien Darurat

Dampak dari tren nekat ini membuat para dokter kelimpungan. Sebuah rumah sakit besar di Provinsi Henan melaporkan adanya lonjakan pasien darurat yang datang dengan keluhan pencernaan parah akibat meminum ramuan teh gliserin tersebut.

Pihak rumah sakit menegaskan bahwa teh tanpa gula sendiri sudah mengandung senyawa aktif seperti teofilin dan polifenol yang bisa membuat perut sensitif kaget. Begitu dicampur dengan obat pencahar luar seperti enema gliserin, dampaknya jadi sangat destruktif bagi usus.

“Jika enema gliserin ditambahkan ke dalam teh, efek pencahar akan berlipat ganda. Ini adalah ‘pukulan ganda’ bagi sistem pencernaan,” tegas pihak rumah sakit melalui akun media sosial resmi mereka.

Hanya Membuang Air, Bukan Lemak

0 Komentar