Hotel Di Kota Cirebon Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir – Video

Hotel Di Kota Cirebon Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir
0 Komentar

Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di Kota Cirebon mulai berdampak pada pelaku usaha, khususnya sektor perhotelan. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon menyebutkan bahwa kondisi ini memaksa hotel mengoperasikan genset dalam waktu yang lebih lama, sehingga biaya operasional meningkat.

Fenomena pemadaman listrik yang sudah beberapa kali terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha, khususnya di sektor perhotelan di Kota Cirebon. Ketua PHRI Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki, mengatakan bahwa operasional hotel sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil untuk menjaga kenyamanan tamu.

Menurutnya, setiap kali terjadi pemadaman listrik, hotel harus mengoperasikan genset sebagai sumber listrik cadangan. Penggunaan genset tersebut membutuhkan bahan bakar dalam jumlah besar, mulai dari 40 hingga 50 liter bahan bakar hanya dalam beberapa jam pemadaman.

Baca Juga:Inhouse Training RSUD Waled Persiapan Reakreditasi 2026 – VideoBakti Sosial & Pawai Obor Majelis Al Karomah Jadi Momen Syiar Islam – Video

Ketua PHRI menjelaskan bahwa mayoritas hotel menggunakan Pertamina Dex atau solar industri untuk operasional genset. Kebutuhan bahan bakar yang meningkat ini otomatis menambah biaya operasional yang harus ditanggung pelaku usaha di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih berat.

PHRI berharap pemadaman listrik tidak terus berulang dan meminta PLN serta pemerintah terkait untuk memastikan stabilitas pasokan listrik. Keadaan seperti ini dinilai sangat berdampak pada hampir seluruh sektor usaha, tidak hanya pariwisata dan perhotelan.

0 Komentar